Minggu, 11 November 2012

Teringat Lagu Cinta …

Dear Blogger …

nald.ca


Assalammu’alaikum sobat blogger semua … (mencuci muka, handukan, menghadap laptop, siap mengetik lagi). Bagaimanakah kabarnya kalian semua kali ini…? Tentunya masih baik dong di tanggal menuju pertengahan November ini. Hehehe. Dalam posting kali ini, aku akan bercerita tentang sebuah lagu cinta. Hmm … tapi bukan lagu Indonesia seperti yang sekarang-sekarang ini lho. Yang ini, lagu cinta yang dibawakann oleh penyanyi luar di zaman dulu. Wuuuw… Ada ‘flashback’ nih kayaknya .. Hehe

Baru-baru ini salah seorang sahabatku, Yakub, terus memintaku untuk memutarkan sebuah lagu yang sangat menyentuh hati. Terus, terus, dan terus … sampai sekarang ia jadi menyukai lagu yang sering kuputar itu. Tidak hanya lagu itu, lagu kedua pun juga belakangan sering aku putar karena secara tiba-tiba aku ingin mengingat masa lalu ketika aku mendengarkan kedua lagu nostalgia ini.

Sebelum menuju kepada point, intermezzo kali ini aku akan berbagi mengenai lagu-lagu barat zaman dulu yang sampai sekarang masih aku suka (bahkan mungkin jadi lagu favorit abadi). Hehe.. Setiap kali menghayati lagu-lagu itu, serasa hanyut dalam kenangan indah dulu dan apapun yang kulakukan semasa kecil dahulu (Hehe.. Lebbeh dikit bahasanya). Tapi beneran. Musik-musik ini memang sungguh enak dan gak akan membuatku bosan sampai nanti. Yap… Bagi sobat blogger yang sudah menebak lebih dulu jawaban dari lagu-lagu itu adalah album dari musikalis ‘Everlasting Love Songs’.


Nada demi nada yang mengalun di tiap lagunya membuatku tak berhenti larut dalam keheningan hati. Harmoni banget. Kalau aku pinjam kata-katanya kang Zachroni, “Point sangat!!!”. Hehehe … Beberapa diantara lagu-lagu everlasting love songs itu adalah Berlin – Take my Breath Away, Bonnie Tyler – Total Eclipse of The Heart, Chicago – Hard to Say I’m Sorry, Leo Slayer – When I Need You, Mac and Kattie Kisson – Dream of Me, Righterous Brothers – Unchained Melody, Rockwell – Knife, Wham – Careless Whisper, dan masih banyak lagi.

ticketsinventory.com
Tetapi diantara itu ada lagu yang paling membuatku ‘point’ banget, kalau kata kang Zachroni. Hehe .. Adalah lagunya George Benson yang berjudul ‘Nothing Gonna Changes My Love For You’, yang juga dimaksudkan Yakub dalam Lagu Pertama itu. Lagu ini sudah aku gemari sejak aku duduk di bangku sekolah kelas 3 SD sampai sekarang. Lagu ini tidak akan pernah lekang dari hati. Dulu, aku terus berusaha mendapatkan mp3 nya dari lagu ini, namun tidak berhasil karena saat itu aku belum tahu siapa nama vokalisnya. Haha ..

Namun, karena sekarang zaman sudah semakin canggih, ada internet, maka kudapatlah lagu yang juga ada versi Gleen Medeiros itu. Liriknya seperti ini …



Nothing Gonna Changes My Love for You


If I had to live my life without you near me
The days would all be empty
The nights would seem so long
With you I see forever oh, so clearly
I might have been in love before
But it never felt this strong

Our dreams are young and we both know
They’ll take us where we want to go
Hold me now, touch me now
I don’t want to live without you.

Nothing's gonna change my love for you
You ought know by now how much I love you
One thing you can be sure of
I’ll never ask for more than your love.

Nothing’s gonna change my love for you
You ought to know by now how much I love you
The world may change my whole life through but
Nothing’s gonna change my love for you.

If the road ahead is not so easy
Our love will lead the way for us like a guiding star
I’ll be there for you if you should need me
You don’t have to change a thing
I love you just the way you are.

So come with me and share this view
I’ll help you see forever too
Hold me now, touch me now
I don’t want to live without you.


Hayat dari lagu ini menceritakan tentang seseorang yang bersumpah kepada pasangannya tidak akan pernah berubah cinta padanya. Tepatnya, ia berjanji bahwa cintanya tidak akan berubah kepada yang lain. Nah, dalam aplikasinya untukku, lagu ini tentu aku persembahkan buat siapapun yang nanti akan berpasangan denganku. Hehe .. apakah seorang gadis yang berada di Semper, Jakarta Utara itu, atau siapa… ? Tidak pernah tahu. Tetapi dengan lagu ini, menjelaskan bahwa cinta yang takkan pernah berubah, dan hanya untuk dia. Semoga ‘aku’ dengan ‘dia’ gak hanya di angan saja. Ya … semoga.

Selain daftar putar yang ada diatas, aku juga menyukai banyak lagu dari Air Supply, terutama lagu khasnya ‘Goodbye’, ‘All Out of Love’, dan ‘Making Love Out of Nothing At All’. Goodbye, adalah lagu Air Supply yang dimaksudkan dalam kata 'Lagu Kedua' tadi. Dulu, sewaktuku menginjak kelas 8 SMP, ayahku sering mengajakku jalan-jalan melewati sepanjang jalan Cawang Pedati hingga ke Cempaka Putih di jalur bawah tol Yos Sudarso, Jakarta Timur dengan mendengarkan lagu-lagu everlasting tersebut. Ayahku sangat menyukainya. Mungkin dari situlah lagu kesukaan ayahku mengalir kepadaku. Haha .. 

Kakakku, juga sering banget mendengar lagu Air Supply. Dengan demikian aku menjadi suka dan sekarang itu semua menjadi ‘laguku’. Sekarang aku masih secara intens mendengarkan lagu-lagu itu disaat ku sedang sendiri atau dimanapun aku berada. Sambil berharap, 'dia' lah gadis yang dimaksudkan dalam lagu George Benson itu.


Hihi .. (jadi senyum-senyum sendiri kan aku) :p

Sabtu, 10 November 2012

Untuk Pahlawan ...

Dear Blogger ...


Hari ini, aku mau quick post saja yaah ...





Indonesia merdeka, berkat MEREKA ...
Indonesia jaya, berkat MEREKA ...
Penjajah pergi, berkat MEREKA ...
MEREKA berperang melawan penjajah, untuk INDONESIA ...


Sekarang, saatnya kita mengheningkan diri ... Untuk mengingat kembali jasa besar para pahlawan kita terdahulu ...

dalam perjuangannya Memerdekakan INDONESIA ...

Mari kita teruskan perjuangan para pahlawan kita terdahulu dengan belajar dan bekerja, demi kemajuan Nusa dan Bangsa ...
Satukan perbedaan, satukan kekuatan, satukan kita semua ....



Selamat Hari Pahlawan, 10 November 2012 ....

Kamis, 08 November 2012

Pemenang …

Dear Blogger …

adaptasi tokoh dari : jokesprank.com


Assalammu’alaikum semua … Let’s say “Hooray” for this time yaa. Teruntuk untukku, sudah saatnya aku berbagi kebahagiaan atas rentang jalanku di dunia blogger dan menjalin tali siraturahmi antar sesama blogger. Dengan apa aku membaginya? Hmm … apa yaa… Mau tahu aja apa mau tahu bangeeetttt niihhh??? Hahaha *kacau*.

Yup betul. Sudah saatnya aku membagi-bagi hadiah kecil-kecilan atas keikutsertaan ‘Giveaway Catatan Indrayana’ pada bulan Agustus lalu. Aaaa …. Sebelumnya aku minta maaf dulu yaa buat para GA partisipasioners atas keterlambatan ini dikarenakan yang bersangkutan (pengikut GA) sedang hiatus (atau menghiatuskan diri tanpa kabar yang jelas), dan faktor manajemen waktu dari adminnya sendiri (ya jelas aku lah sob). Hehehe … Terkesan ‘terlambat’ memang. Tetapi ku rasa hari ini adalah saatnya buatku untuk menyelesaikan semuanya, dan bersiap untuk ‘Giveaway Season 2’ dengan soal dan cara ikut serta yang mudah alias gak beribet. Oleh karenya, siap-siap yaa buat GA yang akan datang ….


Baiklah. Tak perlu berlebar panjang, berikut adalah nama-nama pemenang dari Giveaway Catatan Indrayana : Menulis Buku Untuk Semua  ; dilengkapi dengan sedikit ulasan cerita masing-masing. Dan mereka adalah …


                oleh : Ocha Rhoshandha (cerita-ocha.blogspot.com), 28 Agustus 2012

Bermula dari sebuah kisah persahabatan antara Angel dan Amara. Mereka telah bersahabat sejak kecil karena mereka bertetangga. Angel selalu menjaga Amara, karena ia tau bahwa Amara adalah seseorang yang buta. Amara adalah seorang pelukis namun dia tidak mengenal bangku sekolah. Orang tua dengan dibantu Angel selalu mengajari Amara semua hal yang harus dipelajari. Sedangkan Angel adalah seorang anak SMA, berumur 17 tahun (seumuran dengan Amara). Angel adalah anak yang pinter, baik dan menyenangkan. Bagi Amara, Angel adalah sahabat terbaiknya karena ia bisa mengerti dirinya.

Suatu hari, Angel memperkenalkan seorang teman kepada Amara, namanya Bayu yang tak lain adalah pacar Angel. Amara turut senang saat Angel bahagia karena sahabatnya merasakan jatuh cinta. Dan Amara ingin merasakan jatuh cinta, berharap jatuh cinta pada pandangan pertama, tetapi ia tau diri bahwa dirinya buta.

Bayu selalu menemani Angel untuk mengajak Amara bermain dan belajar. Mereka bertiga menghabiskan banyak waktu untuk sekedar sharing, belajar, bercerita ataupun bermain. Mereka bertiga sangat bahagia dengan kebersamaan mereka. Amara merasa bahwa ia telah mendapatkan sahabat yang baik dan sahabat yang baru juga baik. Angel merasa bahwa ia memiliki 2 orang yang lengkap untuk mengisi hidupnya, yaitu sahabat dan kekasihnya. Bayu merasa bahwa ia harus melindungi Amara dan Angel, entah mengapa mereka harus dilindungi olehnya.

Namun atas apa yang terjadi setelah 10 tahun telah berlalu, Angel yang telah menjadi seorang script editor pada salah satu perusahaan advertising, harus menemui takdirnya bertemu dengan Tuhan tanpa sepengetahuan Amara. Sedangkan Bayu yang telah menjadi dokter spesialis mata dan masih dikategorikan sebagai dokter muda, diutus secara wasiat untuk mendonorkan kedua mata milik Angel kepada Amara dengan tidak memberitahunya terlebih dahulu. Amara yang memiliki rasa kangen berlebih terhadap Angel harus menerima kenyataan bahwa kedua mata yang kini dirasakannya adalah mata Angel sesaat setelah pernikahannya dengan Bayu. Pertanyaannya, apa yang menyebabkan Angel meninggal kala itu???
*jawaban dalam postingan lengkap khusus cerita ini nanti yaa*


                oleh : Nurul Fadilah (nufadilah.blogspot.com), 4 September 2012

Ada nada jengkel dalam kata-kata Hendra, sejujurnya ia memang sedang kesal terhadap teman-temannya yang kini semakin sibuk oleh urusan masing-masing. Komitmen persahabatan sampai tua nanti seakan mulai terkikis oleh kegiatan lain. Dan di sinilah ia sekarang, sendiri di studio sewaan. Seperti hari-hari kemarin, hari ini teman-temannya tidak datang lagi untuk latihan. Padahal Hendra sudah merelakan uang sakunya untuk menyewa studio untuk latihan band mereka. Pertanyaannya, bagaimana mereka bisa terus mengeksistensikan band barunya itu dengan keadaan seperti itu???
*jawaban dalam postingan lengkap khusus cerita ini nanti yaa*


                oleh : Bita Gadsia (jejaringsosialinternet.blogspot.com), 1 September 2012

Kisah ini tentang sebuah pengorbanan cinta seorang wanita terhadap laki-laki yang sangat dicintainya hingga ia rela kehilangan nyawanya demi sosok yang sangat dicintainya itu. Diawali dengan kisah Arman, laki-laki kaya yang tampan, keren, cool dan Cyntia, wanita yang cantik, tinggi semampai, dan pintar. Sejak pertemuan pertama di kampus, Cyntia sudah menaruh hati pada Arman. Ia jatuh cinta pada sifat dan kelakuan Arman yang begitu baik. Ia pun melakukan segala cara untuk berusaha mendapatkan hati Arman. Walaupun Arman tidak terlalu tertarik pada Cyntia, namun akhirnya Arman mau menerima cintanya karena kasihan kepada Cyntia yang tak kenal lelah mengejar-ngejarnya setiap hari. Cyntia sangat berterima kasih kepada Arman dan berjanji tidak akan menyia-nyiakan harapan cinta tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah hubungan mereka berdua dapat berlangsung lama?
*jawaban dalam postingan lengkap khusus cerita ini nanti yaa*



Yap itu dia tiga orang yang terpilih menjadi ‘pemenang’ dalam Giveaway kali ini. Horee… #loh? Hehe… Nah, terakhir … Untuk melengkapi persembahan dari GA ini aku memberikan kalian semua (ketiga-tiganya) sebuah award yang bernama “Presenting Giveaway Awards” dengan nama kalian dimasing-masing awardnya. Hoyeey … Sekali lagi, selamat yaa buat semuanya…

Mengenai hadiahnya, hadiah sudah dikirimkan mulai pagi ini. Bila sudah sampai di tempat masing-masing harap langsung komentar di bawah ini yaa ...
Berikut tampak bungkusan hadiahnya ...





Kepada tiga pemenang ini diharapkan untuk naik ke atas podium dan mengambil award ini … :)

untuk : Ocha Rhoshandha
untuk : NF

untuk : Bita Gadsia


Tunggu kehadirannya di Giveaway Catatan Indrayana Season 2 yaa … :D

Rabu, 07 November 2012

Penantian Panjang Pekerjaanku … (Part 1) : Memahami Tips ‘Interview’ User

Dear Blogger …

sigitheart.wordpress.com


Assalammu’alaikum … back to Catatan Indrayana. Apa kabarnya kalian semua? Tentunya tidak buruk (lho..?). Hmm … To the point aja ya. Kali ini aku mau coba berdiskusi mengenai soal pekerjaan dan lamarannya nih. Aku ingin coba sering sharing kepada sobat blogger semua tentang penantian panjangku dalam mencari kerja (bukan mencari cinta lho ya :p). Aku terus membayangkan kiranya kalau aku sudah dapat pekerjaan itu, nanti buat mencari cinta kan gampang #loh? Hmmph …

Lebih spesifiknya lagi, kali ini kita membahas tentang Tips Interview user. Banyak sekali, para calon karyawan yang meminatkan pekerjaannya di perusahaan-perusahaan besar. Banyak yang sukses, namun tidak sedikit juga yang gagal. Layaknya mencari pekerjaan, mereka (termasuk aku) kian berjibaku untuk berebut pesona demi banyaknya peluang ditarik di sebuah perusahaan dan bekerja disana selayaknya orang kantoran. Sedikit berbagi, aku akan menceritakan secara simpel ‘tips’ PD dari kita saat interview dengan User di Kantor Pusat nanti.


Intermezzo : Sedikit tentang Outsourcing …

Outsourcing dalam makna katanya terbagi atas dua kata: out dan source (sourcing). Sourcing berarti daya, sedangkan ‘out’ berarti mengalihkan kerja, tanggung jawab dan hasil kepada orang lain. Dalam dunia bisnis, outsourcing atau alih daya dapat diartikan sebagai pengutusan sebagian pelaksanaan kerja yang sifatnya menunjang oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja/buruh (tertera dalam Undang-Undang).

Pertanyaannya, mengapa kita harus mengalihkan pekerjaan yang sifatnya hanya penunjang semata? Karena mereka (perusahaan lain) dapat mengerjakannya dengan lebih murah, cepat, baik, dan yang lebih penting lagi ... karena kita punya pekerjaan lain yang sifatnya lebih penting.

http://www.panoramio.com
Mengapa aku memulai intermezzo dengan kalimat Outsourcing? Karena ‘sasaran’ pekerjaan yang aku usahakan ini adalah perusahaan yang bernaung di bidang Outsourcing. Hmm tetapi .. ada tapinya kawan. Untuk perusahaan yang satu ini adalah perusahaan vendor Outsourcing yang dibentuk oleh satu grup besar agar hasil sumber daya yang ada disini tidak akan pergi jauh keluar grup yang bernaung di satu lingkaran ini. Terkesan ‘monopoli’ memang, tetapi grup ini mengerti tidak ada permainan monopoli dalam manajemen sumber dayanya dengan tetap mengizinkan vendor outsourcing lain melabuhkan hasil rekrutmen SDM nya ke grup ini. PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS). Demikianlah nama dari perusahaan vendor outsourcing yang dimaksud itu, yang juga satu grup oleh Bank BRI. Jadi apa? Jadinya hasil rekrutmen dari PKSS ini Insya Allah akan ditempatkan pada kantor-kantor bank BRI nantinya. Begitu …

Masih ingat dengan posting Teguran Dari Mereka? Aku juga pernah menyebutkan nama perusahaan ‘PKSS’ ini disitu kan? Itu pada tahap awal Interview. Aku sudah melewati proses psikotest dan baru saja aku selesai diberikan ‘pembekalan’ dari seorang karyawan di PKSS agar aku dan para rekrutmen lainnya dapat dengan baik menjalankan interview bersama User di Kantor Pusat BRI di Sudirman, Jakarta Pusat nanti. Do’akan aku yaa teman-teman ..


Pada saat interview dengan User, kita dianjurkan untuk …


purduecco.files.wordpress.com
Disini kita berbagi kata-kata dan berdiskusi saja perihal menghadapi interview dengan ‘big boss’ nya HRD yaa. Pada tahap ini, adalah tahap ‘Pra-Final’ nya para outsourcer ketika meraih pekerjaan kontraknya di PT idaman mereka. Perhatikanlah mereka dari segi penampilan, cara bicara, dan kemampuan yang harus bisa dibutikan dengan kata-kata, bukan dengan tindakan. Meyakinkan HRD bahwa kita layak berada di kantornya adalah sesuatu hal yang bisa membuat kita merasa ‘panas dingin’ untuk berbicara, yang bisa jadi juga berdampak negatif pada kelancaran melewati proses ini. Berikut petikan pengarahan aku dari karyawan PKSS untuk User di Kantor Pusat nanti.



1.            Berpenampilanlah Rapi. Gunakan kaos dalam berwarna putih sebagai yang ideal. Gunakan pula kemeja yang sudah diseterika, dan bawahan berwarna hitam. Bila kita malas menyeterikanya, setelah pakai kita bisa menggantungnya, tetapi jangan dilipat. Lipatan kemeja bisa jadi penilaian buruk dari mereka karena akan terkesan ‘kucel’.

2.            Perkenalkan dirimu dengan sebaik-baiknya. Terangkan apa prestasi terbesarmu, pengalaman berorganisasimu, dan kelebihan maupun kekuranganmu didepan mereka. Ingat untuk ‘kekurangan’ jangan dijabarkan terlalu banyak, karena dikhawatirkan mereka lebih menilai kekuranganmu daripada kelebihanmu.

3.            Apa adanya saja. Tidak perlu menggembor-gemborkan bahwa kita bisa di satu bidang yang memang kita ahli. Kalaupun kita merasa bisa, kita juga harus bisa menjawab pertanyaan dari mereka seputar keahlian anda. Tapi ingatlah … Sekalinya kamu tidak dapat menjawab maka itu akan menjadi nilai negatif kamu.


Yap. Ketiga pembelakan tadi cukup berguna bagiku. Dan mudah-mudahan aku bisa melangkah pada posisi karyawan dengan melewati proses ini dengan sebaik-baiknya. Yang penting juga, jangan gugup. Itu point terbesarnya. Selalu berdo’a dan berikhtiar, untuk hasil yang terbaik. Aminn …

Selasa, 06 November 2012

Perjalanan Berorganisasiku (lanjut lagi) …

Dear Blogger …



Assalammu’alaikum sahabat-sahabatku semua … Akhirnya setelah seminggu harus puasa blogging oleh karena hal yang harus membuatku seperti itu (halah), aku bisa kembali posting dan kembali ke kehidupanku yang seharusnya, yaitu blogging. Haha .. Tapi memang dibalik masa hiatusku selama beberapa hari ini aku merasa sudah menanggalkan banyak agenda, yang mana bisa kukatakan agenda itu sangat penting. Semua agenda yang harusnya aku datangi, kandas karena acaraku yang satu ini. Tapi mau gak mau harus kulakukan, karena ini menyangkut baik selama perjalanan panjangku di dunia ini.

Yap. Acara itu adalah ‘Pelantikan’. Pelantikan Calon Anggota Angkatan 21 UKM LPM Orientasi, Universitas Mercu Buana, yang baru selesai digelar pada senin subuh tadi. Tepat sekali. Acara pelantikan ini begitu ‘berbenturan’ dengan jadwal kampusku yang seharusnya sedang Ujian Tengah Semester, Sabtu dan Minggu kemarin. Bisa dibayangkan bukan? Aku harus mengikuti rangkaian acara pelantikan sekaligus mengikuti UTS di kelasku. Sadis … berani bener yaa si In ini .. :D

Sebenarnya sedari jum’at kemarin ada miss-komunikasi antara aku dengan seniorku perihal tanggal ideal pelantikan LPM Orientasi ini, yang seharusnya aku usulkan lebih baik digelar minggu depan saja (Sabtu, 10 November 2012). Tetapi karena ada beberapa hal, akhirnya keputusan berat adaan pelantikan ini harus digelar pada Sabtu lalu. Walhasil, aku harus siap-siap fisik, mental, sekaligus otak karena aku belum sempat belajar banyak saat menghadapi UTS kemarin.

Ah sudahlah … Biarkan waktu berlalu. Yang jelas aku sudah ‘berhasil’ menyelaraskan kedua-duanya. Aku berhasil mengikuti UTS dan berhasil pula mengikuti jalannya pelantikan hingga usai. Namun tetap saja, ada sejumlah agenda yang akhirnya harus aku tinggalkan demi kelancaran prosesiku dilantik di UKM yang bernaung di bidang Pers Mahasiswa ini.



Hari Sabtu, 3 November 2012

Pertama-tama, aku menyempatkan diriku untuk mengikuti UTS terlebih dahulu di kelasku. Dengan sangat terpaksa aku menggunakan telepon pintarku (smartphone) sebagai media untuk membocorkan jawaban dari buku. Aksi saling tukar blackberry messenger (BBM) dan whatsapp memang sudah lumrah terjadi di kelas yang kusebut sebagai kelas karyawan ini. Aku memanfaatkan peluang ini sebagai aksi mencari jawaban secara cepat karena sang pengawas ujian pun kurang jeli memantau apa yang kami perbuat selama itu. Hehehehe … tetapi ini cukup beralasan lho. Karena rata-rata teman-temanku di kelas tidak punya waktu untuk belajar dan sibuk di kantoran. Demikianpula dengan aku. Terlalu aktif di beragam kegiatan luar terkadang menjadi penghambatku untuk membaca buku. Hehe ..

Seusainya UTS, aku langsung bergegas ke Sekretariat UKM LPM Orientasi untuk menjalani serangkaian agenda pelantikan. Pertama-tama, aku dan temanku yang juga calon anggota diutus untuk pergi menuju tiga tempat yang menjadi ‘pos’ di acara pelantikan ini. Dwi Aryo Wibowo, begitulah nama dari sebutan temanku yang juga calon anggota itu tadi. Aku dan Bowo, langsung bergegas menaiki motor Revoku menuju ke lapangan Taman Ismail Marzuki, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada pukul 11.30 WIB.

Yang kedua kami menuju ke Taman Suropati, Menteng, Jakarta pada pukul 16.30 WIB kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi kawasan Monas pada malam harinya. Dalam ketiga pos itu, kami banyak disuguhkan penggemblengan baik fisik maupun mental dalam memahami makna tersembunyi yang ada di tiap pos itu.



Hari Minggu, 4 November 2012

Belum selesai sampai disitu, pagi harinya aku kembali bergegas ke kelas untuk mengikuti UTS di matakuliah yang kedua. Bedanya, jika kemarin sabtu aku pakai baju yang bersih, hari ini aku masuk ke kelas dengan baju yang sudah kucel dan kotor. Maklumlah gak mandi selama sehari, ditambah lagi banyaknya debu yang bertebaran sepanjang perjalanan. Hahaha …

Sekembalinya di kelas, aku dan Bowo ditugaskan untuk menjalani ‘sidang’ atas hasil ikutserta pos yang sudah aku lalui selama sehari itu. Lagi-lagi faktor mental harus yang super disini. Celaan dan cacimakian begitu sedap terdengar di telingaku sepanjang minggu malam. Baik itu dari kesalahan murniku hingga ajang pencarian kesalahan dari senior kepada juniornya. Yayaya … itulah salah satu resiko yang harus ditanggung para organisatoris untuk masuk ke dalam bagiannya. Apalagi UKM yang sedang aku lalui ini lebih mengutamakan faktor ‘militaris’ jika ingin masuk kedalamnya. Sebelum akhirnya kami berdua dilantik dan diterima menjadi anggota resmi Orientasi, aku dan Bowo sebenarnya sangat minim dalam waktu beristirahat. Kembali lagi seperti yang ku katakan. Faktor fisik juga harus kuat disini. Yah maklumlah, kesan ‘senioritas’ masih begitu kuat disini. Namun tetap tidak ada reaksi fisik yang begitu signifikan disini. Hanya disuruh ini itu dan bersiap-siaplah kalian menghadapi segala macam lemparan mental dari mereka. Huhuummm ……..

Seperti pernah ku lansir di posting pertama Berorganisasi, Peran Aktif dalam Mengasah Kemampuan. Berorganisasi itu bisa dikatakan cukup berat, apalagi ini dilakukan secara sukarela alias tanpa mengharap bayaran. Namun dengan begitu kita sebenarnya sedang diasah kemampuan kita, kredibilitas kita, kepemimpinan kita, dan pertanggungjawaban kita dalam berorganisasi. Kesimpulan sederhananya, jika saat kita tidak dibayar kita bisa memimpin sebuah organisasi dengan baik, tentunya kita bisa memimpin perusahaan yang lingkupnya sudah memberikanmu keuntungan yang tinggi dong? Sekarang, akupun juga sedang menghadap dilema akan manajemen waktu. Pembagian waktu antara organisasi dengan kuliah dan aktivitas lainnya sudah harus setara dan targetable.

sekarang aku adalah bagian dari mereka ... :D


Bagaimana dengan kalian, apakah punya hal yang tak terlupakan selama berorganisasi dulu?

Rabu, 31 Oktober 2012

Hiatus ...

Dear Blogger ...


Hari ini, aku mau quick post saja yaah ...




Sehubungan dengan adanya Mid-test (Ujian Tengah Semester-UTS) di kampusku beberapa hari kedepan, tugas-tugas kampus yaitu berupa membuat resume Metodologi Penelitian Survey dan harus membuat riset analisis data skala perbandingan program televisi untuk dikumpulkan saat hari-H UTS tiba, serta yang terakhir membuat Newsletter sebagai tugas Calon Anggota Persma Orientasi UMB.

Untuk tugas intern rumah, aku harus beberes kamar lagi dan tmencuci beberapa pakaian yang menyebabkan pandangan tidak sedap pada istanaku tercinta ini. Hmm ....

Aku akan mengerjakan tugas-tugas ini, yang kulanjutkan dengan kegiatan belajar di rumah. Karena aku trauma ... mendapat nilai jelek di semester lalu.. Hehe


Oleh karena itu, aku sebagai pemegang saham terbesar di blog Catatan Indrayana ini ingin meminta izin kepada sahabat blogger semua untuk tidak blogging dulu seengaknya sampai satu minggu kedepan.

Sebenarnya ingin sekali ku bisa posting lagi, BW lagi, diskusi bareng dan bercanda-candaan lagi sama sahabat blogger semua. Aku bakal merindukan saat-saat diskusi kita kemarin. 


Kang Asep dengan bubur ayamnya, kang Zach dengan kelucuannya, mas Rudy Arra dengan kecerdasannya, dan semuanya.
Ocha Rhoshandha sama Nina Riska Amalia juga yang sering ikut berdiskusi ... Mari kita berdiskusi lagi esok-esok hari dengan topik yang berbeda, namun tetap hangat dan menyenangkan.


Pamit dulu yaa teman-teman. Assalammu'alaikum .... ^_^


IMPORTANT NOTE  :  Berhubung mas Rudy Arra sudah mengumumkan ada wadah diskusi dalam postingan sebelum ini, mohon maaf banget kalau aku tidak bisa nimbrung untuk berargumen dulu.
Tetapi, bagi yang ingin ikut berdiskusi dipersilakan untuk bergabung. Maaf sekali kalau dalam diskusinya aku gak nyediain kue kering, bolu potong, es teh manis sama bubur ayam yaa
#loh :D

Senin, 29 Oktober 2012

Inspiraturis … (Part 1) : Kuda Lumping Singoludro

Dear Blogger …



Assalammualaikum … Lagi-lagi si penulis kecil Indrayana menuliskan sebuah artikel kembali untuk sobat blogger. Lewat tiga hari saja rasanya dalam hati … seperti gimana gitu. Hehe … Kali ini aku akan mengulas sedikit cerita pelesiran singkatku mengenai sebuah tempat wisata yang tak kalah dengan yang lainnya. Sarat edukasi, namun penuh akan hal yang menyenangkan. Dimanakah itu? Hehe .. nanti dulu bung/mbak. Juga, pada point utama kali ini aku akan sedikit mengulik sebuah inspirasi yang datang dari grup yang sehari-harinya mencari nafkah demi menghidupi masing-masing dari mereka. Penasaran apa? Yuk kita simak yang berikut ini …

Okei. Langsung pada point intermezzo terlebih dahulu. Ketika sobat blogger lelah dalam beraktivitas dan merencanakan akan pergi ke suatu tempat yang menyenangkan dan menyegarkan pikiran sobat blogger semua, ada banyak tempat referensi yang tersedia untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Situs Museum Purbakala Sangiran yang pernah aku posting beberapa waktu lalu, dan yang kedua … inilah dia. Wisata Kota Tua. Jeng jeng jeennggg… *bunyikeyboard* :D





Bagi yang sudah cukup lama bermukim di DKI Jakarta pasti sudah mengenal lokasi wisata yang satu ini. Yap … tidak lain dan tidak bukan adalah Museum Fatahillah. Eitt … tunggu dulu. Tidak perlu berkecil hati mendengar kata ‘museum’ yang satu ini yaa. Meskipun namanya museum, namun tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi. Karena tak hanya berisi tempat bersejarah peninggalan jaman Belanda saja yang ada disini. Bila kita melihat seisi lapangan di sekitar Fatahillah ini, kita akan menemukan banyak jasa penyewaan Sepeda Onthel yang bisa kita sewakan, atraksi unik dari para komunitas atau grup, museum seni rupa, Pelabuhan Sunda Kelapa, hingga jajanan souvenir unik khas Jakarta.

Bicara tentang ongkos marongkos, pergi berwisata ke tempat yang sudah lama diresmikan oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin ini terbilang cukup terjangkau. Untuk berkeliling si sekitar lapangan dan sekadar foto-foto kita bisa dengan bebas melakukannya. Untuk masuk ke Museum Fatahillah kita cukup membayar Rp. 3000 per orang untuk tanda registrasi. Bila kita ingin merasakan uniknya naik sepeda zaman Batavia kita hanya mengambil kocek sekitar Rp. 10.000 per sepeda untuk satu jamnya. Terjangkau, bukan?



Sugeng, ketua Grup Komunitas di sebelah kiri
Kuda Lumping Singoludro dan aktivitasnya

Yup. Setelah berlebar panjang bicara mengenai Kota Tua tadi, kini saatnya mengulik tentang grup yang bisa dibilang sudah lama bermain di tempat wisata ini. Ada yang menarik bila kita mengunjungi kawasan ini setiap hari Jum’at, Sabtu dan Minggu. Siapakah mereka? Mereka adalah sekelompok ‘pengamen’ yang biasa mangkal di hari-hari weekend ini. Hmm … tunggu dulu. Bukan ‘pengamen’ seperti yang ada di sekitaran umum itu yaa.

Melainkan mereka adalah Grup Kuda Lumping Singoludro. Grup yang didirikan sejak tahun 1969 itu banyak menyuguhkan beragam atraksi atau debut yang sering ditampilkan di sini, diantaranya adalah Kuda Lumping dan Makan Beling. Kuda lumping itu sendiri diperankan oleh anak kecil berusia lima tahun, dibungkus pakai kain kaffan dengan panjang sekitar 50 meter dikafer dengan kain putih lagi. Selain itu, atraksi lainnya ada Manusia Makan Api, Manusia Akrobat Topang Harimau, Manusia masuk Tong dengan kuda lumping makan beling. Kurang lebih seperti ini atraksinya …


pembungkusan anak kecil berusia lima tahun dengan kain kaffan  -  Foto Catatan Indrayana

Foto Catatan Indrayana

Foto Catatan Indrayana

saat atraksi  -  Foto Catatan Indrayana


saat bersiap makan api.. Foto Catatan Indrayana

saat penyemburan api ... Hrrr. siapa yang mau coba? Haha ... Foto Catatan Indrayana
NOTE : DON'T TRY that at HOME !!!!

di zoom lebih dekat ... Foto Catatan Indrayana
NOTE : DON'T TRY that at HOME !!!!

Mereka tak hanya beraksi secara umum di hari minggu akhir saja lho sobat blogger, tetapi mereka memprioritaskan target pemenuhan undangan atau perkawinan, peresmian gedung, hajatan, peresmian kantor, dan lain-lain. Selebihnya, mereka berkeliling kampung untuk menunjukkan aksi kebolehan mereka. Jadi, setiap hari mereka tidak pernah diam di rumah saja.

Juga, prioriti utama dari grup yang dipegang oleh pria asal Surabaya, Jawa Timur ini adalah bagaimana mereka menarik mata para pengunjung dan banyaknya saweran yang mereka terima. “Kami murni mencari nafkah dengan cara ini, mas. Sebisa mungkin kami tunjukkan atraksi yang sekiranya bisa menghibur masyarakat,” ujar Sugeng, yang juga dimaksud dalam sapaan majemuk Pria asal Surabaya, Jawa Timur tadi.

Sugeng menambahkan harapan utama dijalankannya kegiatan seperti ini agar budaya Kuda Lumping bisa terus maju, dan ada perhatian dari Pemerintah. “Kita memang kerjanya seperti ini. Menghibur dan menyenangkan orang,” tambah ketua grup Kuda Lumping Singoludro itu.



Bagaimana kawan. Tertarikkah sobat melihat atraksinya?