Rabu, 06 Februari 2013

Antara aku dan Kakak kandungku ... (Ukiran kisah lama)

aku yang mana, hayoo...??? hahaha...
(lokasi : Pizza Hut Margonda, Depok, Jabar. Foto : Catatan Indrayana)


(Catatan Indrayana)

Assalammu’alaikum wr.wb. Holla Felaas!!! Apa kabaarrrrr????? Kangen berat rasanya bisa kembali lagi di Catatan Indrayana, setelah satu minggu lebih gak posting apapun. Beneran… rasanya kangeennn bangeettt. Dan pada jam yang berbahagia ini, aku menyempatkan diri untuk posting kembali dan kembali menyapa teman-teman blogger semua disini, dan tentu saja menyempatkan diri untuk BW kembali meskipun waktunya sempit banget.

Sebelumnya aku ingin mohon maaf dulu buat sahabat blogger semua yang sempat terbengkalai BW nya beberapa hari ini dikarenakan aku sangat sibuk di kerjaan (biasalah eksekutip muda.. hahaha #hueek :D). Akan ada buanyaakk yang ingin aku posting nantinya, hanya saja waktu aku memposting inilah yang seringkali menjadi masalah buat aku. Bismillah saja semoga kedepannya aku bisa kembali rutin memposting lagi, lagi, dan lagi.


*intermezzonya udahan doong #zzzzzz*


Hahaha. Ok… back to the topic.

Baru saja selesai pada tiga hari yang lalu, sebuah pesta yang sakral dalam sejarah keluargaku akhirnya terjadi juga. Yap betul. Pernikahan. Siapakah yang menikah? Yap. Dari judulnya saja teman-teman sudah pada tahu. Kakak kandung aku. Benar sekali. Kakak kandung aku baru saja merampungkan pernikahannya dengan mempelai wanita yang dicintainya tiga hari yang lalu. Hmm… rasanya aku dalam hati.. hehehehe ……… ikut bahagia, seneng, dan… pengen #eh. Hahaha :D

Kali ini aku ingin sedikit mengenang masa lalu aku bersama kakakku. Dulu semasa kami kecil, kami begitu dibahagiakan, dimanja, dan dipersenang-senangkan sama kedua orang tua kami. Selain itu, ibu dan ayah kami selalu memperhatikan kami disaat kami pernah nakal, menangis layaknya anak kecil, dan manja nan banyak maunya. Hihihi… Ternyata benar adanya lagu Melly Goeslaw semasa kecil kami berdua begitu dimanja orangtua kami.

Aku (kiri) dan kakak aku (kanan)
saat masih menginjak kelas 6 SD (aku)dan 3 SMP
(Depok, Jabar)
Foto : Catatan Indrayana
Pada awal tahun 1998, kalau gak salah pada saat-saat kerusuhan era Soeharto , aku dan kakakku sering banget yang namanya main-main. Entahlah apa itu permainannya, tapi ketika kami suka yaa kami mainkan saja. Kalau salah satu dari kita berasa gak nge-klop dengan satu permainan, yaa kami gak main atau aku main sendiri dan kakakku entahlah kemana. Hmm…  Tapi yang jelas, satu yang aku ingat adalah ketika aku selalu kompakan bermain apapun dengan kakakku dulu.

Teman-teman masih ingat permainan Nintendo dan Sega? Kalau yang masih ingat aku dan kakakku lah salah satu penggemarnya. Dulu, waktu ayahku membelikan kami sebuah box game Nintendo yang namanya aku sama kakak aku jadi sering banget berantem. Perkara siapa yang duluan dan siapa yang menang aku kerapkali bersitegang dengan kakak aku sendiri. Hehehe… ribut positif sih, cuman saat itu pernah ada yang sampai bikin nyesek ibunda kami karena kami yang selalu saja ribut soal game. Hahaha… Kalau gak salah permainan populer di era minus 2000an adalah Super Mario Bros. Nah, seperti inilah screenshotnya biar teman-teman jadi terkenang sedikit…



www.gamesdbase.com

Sela demi sela, selama aku tinggal di kediaman tercintaku di Depok, Jabar, aku dan kakak aku sering banget mendengarkan lagu-lagu khas klasik dari Dewa 19, Sheila On Seven, Jamrud (dikala vokalis Krisyanto) , Gigi, dan lagu-lagu lawas lainnya seperti Wayang, Shaden, Memes, dan lain-lainnya. Tapi yang paling sering adalah Dewa 19. Kakak aku itu adalah penyuka sejati lagu-lagu dari Dewa 19, sampai-sampai aku dibuat suka olehnya. Lagu-lagu yang buat aku terkenang dimasa itu adalah Kangen, Bayang-Bayang, Rein, Hanya Mimpi, Aku Milikmu, Format Masa Depan, Mahameru, Liberty, Restu Bumi, Kirana, Suara Alam, Selatan Jakarta, dan masih banyak lagi.


Mulai menginjak dewasa, aku dan kakakku seakan semakin merenggang hubungannya dikarenakan mulai mengarah kepada asyiknya pergaulan bersama teman-teman kami. Aku pun juga mulai bergeser perhatianku kepada teman-temanku, begitupun kakakku. Tetapi urusan ikatan darah, tetaplah kami berdua tidak bisa dipisahkan. Ada banyak cerita antara aku dan kakak aku yang tidak bisa aku jabarkan secara rinci disini. Akan sangat panjang ceritanya. Hehehe….


saat kakakku meminta restu kepada orangtua mempelai wanita
Foto : Catatan Indrayana
Kini waktu telah berlalu. Bahkan sampai pada penghujung masa lajang kakakku aku masih suka kepikiran sendiri akan masa lalu aku bersama kakak aku. Sekarang aku tinggallah sendiri, mereka sudah berbahagia dengan perahu hidup mereka. Yap… tinggal aku sendiri yang masih harus berurusan dengan kedua orangtua aku sampai saatnya aku akan menikah nanti. Amiinnn…


Pesta Pernikahan yang digelar pada Minggu (3/2) lalu, mengundang banyak kebahagiaan termasuk pada aku sendiri. Aku pun turut berbahagia, karena orang yang selama ini selalu bersamaku, dari aku bayi hingga sekarang ini ia telah ada yang memiliki. Hmm… sejuk banget. Ingin rasanya segera aku bisa menyusul kakakku disana. Semoga Tuhan merestui saja deh. Amiiinnn…


Saat di Resepsi, menjadi orang makassar sehari :D
Foto Catatan Indrayana

Kini yang aku lakukan sekarang hanyalah berusaha untuk mengumpulkan pundi-pundi kecil demi bekal aku dan calon istriku kelak agar kami berdua tidak kesusahan dalam menjalani hidup. Ohya, sama halnya seperti kakakku, aku dan kakak aku memiliki kisah yang sama. Yap. Sama-sama pernah pacaran dimasa kuliah. Hehehe…. Sampai-sampai ibunda kami bertanya-tanya kepadaku, kenapa kedua anakku kok pada pacaran di umur kuliahan yaa? Hahaha….




Bedanya, kalau kakak aku menjalani fase berpacaran dengan istrinya yang sekarang ini sekitar tiga tahunan, kalau aku dan pacarku insya Allah hingga empat tahun kedepan. Dan nantinya, aku dan pacarku sepakat akan berbahagia bersama jika Allah merestui. Komit sangat diperlukan dari sekarang, agar tidak adalah keraguan diantara kami. Hiks hiks hiks… menagis bahagia banget aku.


Alvionitha, pacarku …
Mari kita sama-sama dan bekerjasama untuk membangun pundi-pundi kecil baik itu cinta maupun kasih sayang untuk kita kedepannya. Semoga kita bisa berbahagia dan bisa menyusul kakak aku yang sudah lebih dulu menikah daripada kita. Hehehe… Semoga saja yaa 4 tahun lagi ...
Cinta kita takkan terpisahkan … Cinta kita akan berbahagia selamanya. Amiinnn…. Insya Allah :)




Dan untuk akhir penutup, aku selaku pemilik blog Catatan Indrayana dan pacarku tercinta Alvionitha ingin mengucapkan …


SEMOGA BERBAHAGIA UNTUK KAKAKKU DAN ISTRI…
JADILAH KELUARGA YANG SAKINAH, MAWADDAH, DAN ROHMAH UNTUK SELAMANYA . . . . . . . . .


Muhammad Y. Sidharta  -  Ridha Rahmatia
(Ata – Tia)
03 Februari 2013, Poris Indah & Hotel Istana Nelayan Ballroom Jatiuwung, Bitung, Tangerang, Banten



Senin, 28 Januari 2013

Spesial teruntuk yang Spesial …




(Catatan Indrayana)

Sudah berkali-kali kukatakan, dan sudah berkali-kali kuimajinasikan. Tetapi tetap saja hati aku cuma satu yaitu untuknya. Hanya untuknya dan selalu untuknya. Itulah yang takkan pernah lekang dari dalam hatiku yang tentu saja rasa cinta dan sayang ini aku selalu tujukan untuknya.


Ya. Pacarku yang berada nan jauh disana. Sudah cukup lama aku memperjuangkan cinta ini, yaa walaupun baru hanya beberapa hari, tetapi itu tak pernah aku anggap remeh. Dalam perjalanan cintaku dengannya, selalu ada halangan dan rintangan yang menerpa. Perbedaan pendapat, itulah yang seringkali muncul diantara kita. Ketika aku berkata A, lalu ia berkata Z (wah jauh banget In…) yaa salah satu diantara kita harus ada yang mengalah. Namun aku tak ingin membawa perbedaan ini larut terlalu jauh. Segera aku carikan solusi terbaiknya dan kita bisa kembali berbaikan seperti sediakala.


#Lalu relevansinya apa dengan judul postingan blog ini????#


Seperti terlihat di paragraf sebelumnya, aku sangat, sangat dan sangat mencintai pacarku. Nah begitupun juga dengan teman-teman semua. Kalian sahabat blogger dan terkhusus anggota KPK alias Komisi Pemakan Kelepon *hahaha :D* yang sudah setia menemani aku di dunia maya ini hingga betah sampai sekarang. Akupun sangat menyayangi teman-teman semua. Oleh karena itu aku coba untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan rasa sayangku kepada teman-teman blogger semua.


#mudeng oraa??
#nek ra mudeng meneh, sing nulis yen Payaahhh#


Hahaha. Bukan begitu…

Dalam rangka menuju ke Satu Tahun Blog Catatan Indrayana “Wadah Bebas Jurnalismeku”, aku spesialkan buat sahabat blogger penikmat blog Catatan Indrayana yaitu dengan suguhan design template baru yang KHUSUS aku buat HANYA di momentum spesial Ulang Tahun Blog Catatan Indrayana. Sekali lagi, HANYA di momen ulangtahun Catatan Indrayana… Nanti juga akan kembali lagi seperti biasa. Biru lagi… RCTI lagiiiii. RCTI OKEEE #halaahhh…


Tujuannya?
Yap tidak lain dan tidak bukan adalah sebagai selebrasi personal dan sebagai penyegar mata sahabat blogger yang berkunjung kesini. Semoga dapat memberikan kesan baru di momen spesial untuk blog Catatan Indrayana baik dari sang admin (Komandan Tertinggi) maupun para pembaca.



Lalu gimana dengan pacarku????

Hahaha. Jadi meleber kemana-mana yak??? Okee okee. Kalau begitu saya sudahi dulu postingan kali ini.
#lohlohloh   :O
Langsung ambil kesimpulannya aja deh yaa… :D



Kesimpulan akhirnya adalah…

“Happy Two Month of our love, Dear …”
“We are (still) not a perfect couple, but we can make our love as perfect as we can”




Indrayana  -  Alvionita

Jumat, 25 Januari 2013

KPK In-Action … (Part 1) : Rencana Kopi Daratan …




(Catatan Indrayana)

Harus diakui, kini syndrome malas blogging kembali melanda. Entahlah, apa mungkin karena pengaruh hujan deras yang seringkali melanda Ibukota Jakarta ini, atau karena ada hal lain? Tak tahu … tapi yang jelas aku harus segera memejamkan mataku ini lagi karena hawa dingin yang sangat memaksaku untuk tidur, tidur, dan tidur …


#payah


Daripada ngomongin yang bukan-bukan, mendingan kita ngobrolin tentang rencana KPK aja yuk. Apaa… rencana KPK??? Yap. Sebuah rencana yang bukan sekedar rencana… Tetapi sudah menjadi rencana yang sangat menjadi rencana …


#hallah


Bingung kan? Hahaha… Sama. Yang nulis posting ini juga lagi bingung. #leh… :D

Blackberry Messenger with Mbak Dini..
Mbak Dini Haiti Zulfany (kalau kang Asep sering nyebutnya Mbak Syahdini  -gak tahu Syahdininya dari mana.. -_-“ ), sedari pagi tadi mem-Blackberry Messenger aku. Awalnya aku yang bbm pertama kali kepada dirinya, tapi kemudian pembicaraannya jadi ngelantur kemana-mana #payah. Benar. Aku menanyakan apakah ia dan suaminya jadi pergi berangkat umroh apa tidak. Lalu ia bilang jadi. Terus aku bilang lagi, “Yah, mbak… Gak ada yang mencela kang zachflazz soal kupu-kupu dulu doong…”. Whahahaha………. *celingukan, takut kang zach nguping* :p .

Tak lama, ada sebuah ide yang muncul oleh Mbak Dini untuk KPK ini. Apakah itu? Yap. Benar sekali. Kopi Darat!!!! Yeeeheeee…… Mbak Dini dan aku memang ingin banget dalam kita ada agenda kopi darat, dan aku yakin… teman-teman KPK juga ingin sekali kopdaran sesama anggota KPK yang lain kan?

Memang takkan terbayang bagaimana rasanya jika kita yang belum ketemu aja bercanda di kolom komennya bisa sampe orang yang ngebacanya ketawa mengakak geli. Hahahaha…. Kita di Blogger KPK ini sudah seperti teman sekelas. Kalau kata Ririe Khayan “Teman Sepermainan”. Memang betul. Karena masing-masing kita sudah saling akrab dan bahkann satu dan dua orang sudah memiliki sebutan untuk nama panggilan akrabnya. MAS Zachflazz.. (ada yang kang, ada yang pak), KANG Asep.., MAS Rudy, CAK Budy, MAS Rawins, MAS Indra, MBAK Cii, MBAK Dini, KANG Cilembu, MAS Budi Os, MBAK Ay Sagira, dan MAS Reo. Yang lainnya, ada dan akrab dengan pemanggilan kita dalam blogger. Hehehe… Sudah terasa sangat akrab kan???


Back to topic. Kalau belum selesai membincangin ini, mari kita sama-sama bikin kupu-kupu batik buat Mbak Dini…
#MakJlebbb ………..


Seperti display picture BBM disamping adalah hasil percakapanku dengan Mbak Dini pagi tadi. Aku (dan kita semua) juga ingin sekali kalau KPK bisa kopdaran. Tapi yang jadi masalah adalah tempat. Ada yang di Kalimantan, di Bali, dan di sekitaran Pulau Jawa. Untuk yang di Jabodetabek, ada aku, kang zachflazz, mas Budi Os, dan Mbak Ay Sagira. Di Kalimantan Barat ada Kang Asep, Mbak Dini dan Kalimantan Tengah ada Mas Rawins. Di Bali ada Mas Nakusan (Kstiawan –red). Sedangkan untuk di lingkaran Pulau Jawa kita punya Mas Rudy di Ciamis, Cak Budy di Surabaya, Mbak Cii Yuniaty di Pekalongan dan Akang Lembu yang berada di Bandung, Jabar.

Berdasarkan alibi itulah mengapa ini patut jadi pembahasan serius bagi kita semua. Rasanya, seluruh anggota KPK harus ada dalam satu kopdar. Sebagai penengah, aku rekomendasikan tempat di Surabaya (tempatnya Cak Budy –red), sebagai tempat kopdar blogger KPK kita. Tetapi Mbak dini agak mengeluh karena naik pesawat yang tidak langsung dari Pontianak – Juanda. Nah, kalau Jakarta, tentu aku sanat setuju. Tetapi, sahabat KPK yang lain bagaimana?



Nah, dalam posting ini aku membuka ruang diskusi bagi sahabat blogger semua tentang tempat kopdar yang paling enak dan nyaman dalam segi ongkos baik jarak jauh maupun jarak dekat. Masalah keuangan pun juga bisa dibahas disini. Pokoknya, mari kita sukseskan rencana kopdaran kita. Tenang aja, paling rencana ini baru bisa terealisasi kira-kira dua bulan kedepan, karena kita semua pasti harus nabung dulu kan? Hihihi…




Kepada yang akan ikut serta dalam kopdaran blogger KPK berikut nama di bawah ini …

1.            A. Y. Indrayana
2.            Asep Haryono
3.            Zachronisampurno
4.            Rudy Arra
5.            Rawins
6.            Reo Adam
7.            Ay Sagira
8.            Budy Shinichi
9.            Budi Os 19
10.          Kstiawan
11.          Cii Yuniaty
12.          Diniehz
13.          Arez Casev
14.          Ririe Khayan
15.          Sisanya yang belum kesebut …

Mari partisipasinya agar rencana kopi darat blogger KPK dapat dilaksanakan. Tentunya sangat ingin sekali dong kopdar KPK yang belum tentu terealisai dua kali ini. Hehehe … :D



Okheii. Sekian saja posting kali ini. Yuk mari kita bahas bersama-sama disini.
Kedepannya, akan ada update terkini tentang kopdar blogger KPK dalam posting selanjutnya kok. Jadi, jangan takut ketinggalan informasi yah. Hehehe…


Ohya, terakhir …
SELAMAT BERANGKAT UMROH BUAT MBAK DINI HAITI ZULFANY DAN SUAMI MENUJU TANAH MEKKAH ….

Semoga ibadahnya diterima oleh Allah SWT yaa… Kami disini turut mendo’akan … :))))

Senin, 21 Januari 2013

Illustrator Vectorgraphy ... (Part 1) : For Arien dan Kang Zachronisampurno



(Catatan Indrayana)

Assalammu'alaikum... Holla Fellas!!!! Kembali lagi di Catatan Indrayana. Hmm... Hari senin ini bagaimana kabar semuanya? Pasti baik-baik aja doong. Hehehe ... Dalam posting kali ini, masih tentang vectorgraphy kawan. Jika kemarin persembahan vectorgrapgy buat Mbak Dini Haiti Zulfany (diniehz -dhzblog), untuk edisi kali ini, vectorgraphy aku khususkan buat akang dedengkot KPK kita yang tiap hari doyan banget makan klepon (hahaha *sampluk mangkok bubur*). Siapakah dia? Yap. Kang Zachronisampurno ...


Durasinya pun kurang lebih sama, dua setengah jam waktu aku habiskan untuk membuat dua vectorgraphy yang aku persembahkan buat kang Zachronisampurno dan anak sulungnya, Arien. Pengennya sih istri kang zach sama Agree juga aku buatin vectorgraphynya, tapi agaknya waktu yang kurang mumpuni yaa... Lain kesempatan, kalau kang zach mau aku buat punya Istri dan Agree, tentu dengan senang hati akan aku buatkan.


Dalam pembuatan dua gambar ini, tahap vektorisasi sangat diperlukan. Wajib hukumnya dalam membuat vectorgraphy semacam kupu-kupunya Mbak Dini ataupun lukisannya Kang Zachflazz didisain dengan software bersegmen vektor seperti Adobe Illustrator maupun Corel Draw. Adobe Photoshop itu berperan sebagai pelengkap. Jadi, alangkah baiknya jika dalam membuat vectorgraphy dua software tersebut bisa dikolaborasikan sehingga jadilah bingkai vectorgraphy yang indah.


Yup. Dalam rangka Satu Tahun Blog Catatan Indrayana "1Thn Wadah Jurnalismeku", aku akan persembahkan secara simbolis kepada kang Zachronisampurno dengan perempuan sulungnya, Dhek Arien untuk naik ke atas podium dan menerima dua gambar ini ...


*Nb : Maaf kalau misalnya dalam penilaian penerima vectorgraphy ini kurang bagus. Maklum tanganku belum mengasah buat mendesain vektor lagi. Hehehe ...


Wassallam ... :)


Jumat, 18 Januari 2013

Butterfly Vectorgraphy for Mbak Dini ...




(Catatan Indrayana)


Entahlah, apa yang sedang terjadi dalam benak kecilku. Saat aku memutuskan untuk menghabiskan waktuku yang kurang lebih sekitar 2 setengah jam ini, tiba-tiba muncullah ide untuk membuat karya ini. WHAT .... DUA SETENGAH JAM!!!! Wah... ngerjain apaan sih emang?? Hehehe ... Yah, disamping daripada iseng, gambar ini aku khususkan kepada sahabat blogger yang cukup setia meramaikan kotak komenku bersama anggota KPK lainnya. Siapakah dia? Yap. Benar sekali. Terkaan yang tepat sekali. Dialah mbak Dini Haiti Zulfany .... Wehehehe :D


Okheey. Singkat saja. Untuk selanjutnya dari karyaku yang sekarang ini hingga seterusnya akan aku sebut dengan sebutan "Vectorgraphy". Hahaha ... pasti pada menerka-nerka kalau aku ingin saingan sama Mas Rudy dengan "Tipography" nya yaa?? Tujuannya, disamping ingin mencoba ikut meramaikan profesi kedesainan dalam anggota KPK, aku sekalian ingin mengasah kemampuanku dalam membuat Vectorgraphy ini. Dan alkhamdulillah ... jadilah ini. Hehehe ...


Dalam vectorgraphy ini, cukup sulit bagiku untuk membuatnya, karena untuk pengerjaannya harus menggunakan software Adobe Illustrator CS. Benar sekali, jenis grafis vektor memang harus dikerjakan di software yang berbasis vektor pula, dan kebetulan dalam hal ini aku memilih Illustrator sebagai medianya. Dan seperti kukatakan sebelumnya, pengerjaan dari vectorgraphy ini memakan waktu kurang lebih 2 jam, karena harus main warna, crystal layer, graphic style, vectorizing (itu yang pasti), dan macam-macam.


Yang kedua, kenapa aku memilih Mbak Dini untuk posting kali ini? Pertama, aku terinspirasi oleh karya typography buatan Mas Rudy yang juga membuat kupu-kupu dalam postingnya. Yang kedua, karena membuat kupu-kupu menurutku intensitas kesulitannya cukup kecil sehingga masih bisa aku improve.


Dan yang ketiga, karena memang ingin aku persembahkan kepada Mbak Dini Haiti Zulfany, selaku calon anggota KPK yang terbilang aktif meramaikan kolom komentar ini (anggota KPK atau bukannya, silakan tanya sendiri sama orang yang bersangkutan yak :D).


Mbak Dinie, mohon maaf mungkin karya vectorgraphy ku kali ini tidaklah sebagus karyanya Mas Rudy. Tetapi vectorgraphy diatas kubuat murni dengan tanganku 100 persen. Dengan atas dasar cinta kepada sahabat dan anggota KPK yang lain, maka tumpahlah hasil perasaan cinta kepada sahabat dengan muncul vectorgraphy diatas. Hehehe .... Berharap banget Mbak Dinie suka akan vectorgraphy yang kubuat diatas...



Okhay. Sekian saja.
Oh ya, menjelang Ulangtahun Blog Catatan Indrayana "Satu Tahun Wadah Jurnalismeku", vectorgraphy ini adalah salah satu dari persembahan sahabat yang nantinya akan aku buat lagi untuk yang lainnya juga. Jadi, tetep jadilah anggota Komisi Penghancur Komen yaa... :)
Dan satu lagi, kang Zachflazz gak apa-apa yaa posting kali ini posting Spesial untuk Mbak Dini ...... hehehehe


Wassalam ...

Kamis, 17 Januari 2013

Do'a Untuk Jakarta ...

Salam Blogger ...


Hari ini, aku mau quick post saja yaah...


Pedati Prumpung - Casablanca banjir, kendaraan banyak lumpuh.
Foto :  metro.news.viva.co.id

Bundaran HI Banjir ....


Bencana ini, bukan mau kita ...
Bencana ini, adalah cobaan bagi kita ...
Bencana ini, adalah garis Tuhan untuk kita ...



Akibat dari bencana ini,
Banyak rumah terendam air, ratus ribuan manusia mengungsi, kemacetan dimana-mana, moda transportasi lumpuh, pertokoan dan ekonomi pun terhambat, bahkan sedikit dari mereka harus tertelan korban jiwa.



Mari kita sama-sama berdo'a untuk warga Jakarta yang sedang terkena musibah Banjir seperti diatas ...

Ammiinnn.................

Selasa, 15 Januari 2013

Balada Lowongan Kerja …

Salam Blogger…


picture grabs by : Catatan Indrayana


Beberapa hari ini, terus terang aku sangat dibuat sibuk dengan panggilan kerja di sana-sini. Belum lama, aku dipanggil di PT. 1, sekarang beberapa jam dari sekarang aku harus menghadiri panggilan di PT. 2 dan PT. 3 di hari yang sama, yakni di hari Selasa ini!!! Huff… Resiko pencari kerja, inilah yang membuatku harus semangat menghadapinya. Hehe… Bicara tentang pekerjaan, ada hal unik yang sebetulnya sangat ingin sekali aku share kepada sahabat blogger semua. Betul. Hal unik yang bisa menjadi pelajaran seumur hidup bagi mereka yang belum pernah mencoba alias mencicipi sensasi melamar kerja.

Syukur Alhamdulillah aku masih diberikan umur yang panjang dan keberkahan yang tiada henti dari Allah SWT karena terus terang saja setelah kejadian (miris) itu, aku akan lebih jeli lagi memandang dalam bertemu dengan interviewer HRD. Yap. Benar sekali. Kisah ini adalah kisah nyata dariku yang ingin aku share buat sahabat blogger semua, mengenai keluh kesahku selama kenangan pahit itu.

Picture SMS disamping adalah beberapa kata yang tersiar yang pernah kudapatkan dulu. Note : SMS disamping baru saja sampai ke handphoneku sekitar satu hari yang lalu (Senin, 14 Januari 2013), dan pemanggilan dengan tanpa menggunakan jalur telepon. Mungkin ada yang bertanya-tanya, atau mungkin juga ada yang sudah paham akan maksud dari ini semua. Yap. Modus penipuan berkedok lowongan kerja…

Setelah kuamati baik-baik, terutama di field “alamat PT”, rasa-rasanya aku pernah mengunjungi PT ini. Seperti tidak asing, dan memori otakku langsung membawaku flashback kembali ke masa-masa dimana aku pernah ditipu oleh perusahaan yang bertujuan ingin merekrut calon karyawan mitra kerja. Lah … kenapa aku sebut mitra kerja bukan karyawan? Soalnya PT itu bukannya menjadikanku karyawan tetap, malah menyulamku menjadi seorang mitra kerja. Setelah ini pasti ada yang bertanya-tanya, apa sih nama PT yang kamu maksud itu????


Aku agak gak tega menyebutkannya, tapi aku sebut inisialnya aja yaa. Inisialnya PT. Mitra Utama Global #loh…
Katanya inisial, kok nama beneran??? Hahaha… :D


Benar sekali. Banyak ramai milis dan forum di Google mengenai PT yang gak tahu kesengsaraan orang ini. Mereka memaksa calon mitra kerja (udahan ahh.. selanjutnya aku sebut saja mitra kerja, bukan karyawan lagi) untuk menyodorkan sejumlah uang milik kita agar posisi kita aman dari pelamar yang lain. Dan, kata demi kata, perusahaan yang akrab disebut dengan singkatan PT. MUG ini sama sekali tidak memberikan harapan kerja yang dimaksud oleh kebanyakan pelamar yang ingin bekerja disini. Karena nantinya kita akan disuruh untuk merekrut, merekrut, dan merekrut lagi. Dan, inilah yang terjadi kepadaku. Huhuhuuu….

Jadi kronologis ceritanya, sekitar 3 tahun silam (saat itu aku masih menginjak semester 2 perkuliahan) aku melihat ada milis aktif di salah satu website pencari kerja. Yap. PT itu sedang mencari calon. Aku melihat rinci demi rinci info lowongan tersebut, dan jelas saja aku tertarik ingin bergabung dengannya. Bagaimana tidak, dalam detil infonya mereka menjabarkan sebagai berikut :

1.            Dibutuhkan segera Admin, HRD, Staff Personalia, Staff Gudang
2.            Gaji 1,7jt – 4 jt bisa nego
3.            Penempatan sesuai domisili
4.            Minimal ijasah SMA – maksimal ijasah S1
5.            Plus Jamsostek
6.            Calon Non-sales/Perusahaan non-Yayasan
7.            Kirimkan melalui SMS, dan saya akan langsung mengundang anda unuk Interview.

Seketika aku langsung berkata “Wow” untuk perusahaan ini. Tidak mau tahu menahu akan sebab-akibat melamar di perusahaan ini aku langsung saja mengirimkan SMS data diri ke orang yang dituju (saat itu orangnya bernama Bu Siska – Be careful, guys… They can change their name as their likes in almost every day -red).

Benar saja. Siang itu aku SMS data diri sore itu juga aku di SMS balik olehnya. Ia  memintaku untuk datang pada keesokan harinya. Walhasil, Laksanakan Komandan!!!! Besok aku siap datang untuk Interview.


KEESOKAN HARINYA …

sumber : uc1n.blogspot.com
Aku datang menuju alamat kantornya di Jalan Saharjo no. 102A Lt. 3 pada siang itu. Sesampainya disana, aku langsung digiring tukang ojek setempat untuk masuk ke PT itu (WHAT… tukang ojek setempat… -_-“) lalu aku naiki tangga menuju Lantai 3. Kebersihan gedungnya, nauzubillah… Sahabat blogger bisa mengerti lah apa maksud dari kata “nauzubillah” itu yah.

Sampai di Lantai 3, aku langsung diminta tunggu oleh front desk yang ada di depanku. Tak lama aku menunggu Ibu Siska untuk menantiku di meja HRD nya. Lalu dibawalah aku masuk ke ruang interview. Fortunately, yang kulihat adalah, suasana ramai buanyaakk orang disana yang sedang diinterview. Suasananya ramai sekali bak masuk ke dalam warnet game online. Berisik banget…

“Selamat siang, dengan …….. (sambil melihat CV ku) Bapak Denis”, ujar Ibu Siska.
“Iya, betul Bu.” Aku masih celingak-celingukan.
“Okeei Bapak Denis sudah tahu nama saya? Saya Ibu Siska yang akan menginterview Bapak”
“Iya, Bu”

Kemudian Ibu itu langsung menyodorkan sejumlah lembaran yang menyatakan bahwa PT yang aku datengi itu adalah PT resmi. Memiliki SIUP, NPWP, dan apalah ituu… Well, done. Terus juga cara ia berbicara sangat cepat sekali sampai-sampai aku gak bisa berkata-kata lagi. Sampai pada akhirnya ia menyodorkan sebuah selembaran gambar beserta harga masing” produk kepadaku. Pikirku, lah ini kenapa jadi terkesan seperti jualan?

“Bapak Denis… Dalam peraturan masuk menjadi PT. MUG Bapak harus membeli terlebih dahulu minimal satu buah prodak dari kami.”
“Lah, kenapa begitu, Mbak??? Saya gak bawa uang lebih…” nadaku agak keras.
“Maaf, Bapak. Ini dilakukan agar posisi Bapak aman berada disini,”

Dengan segala kebodohanku saat itu aku memutuskan untuk membeli sebuah kipas angin. Tetapi saat itu aku hanya membayarkan DP sebesar Rp. 20.000 karena Bu Siska yang terus memaksaku untuk bayar terlebih dahulu. Ya Allah… Ampuni Hamba-Mu yang penuh dosa ini..

Berkat sedikit pemaksaan dari bantuan saudaraku akhirnya aku mendapatkan uang itu, Rp. 507.000. Whattt… That’s so expensive. Dan lagi, merek kipas angin yang aku beli bukanlah dari merek terkemuka. Harusnya “National”, ini “Nasional”. Astaghfirullah… Hanya aku tidak sadar aja saat itu.

Seusainya aku kemudian ditraining di sekitaran Tebet, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya aku ditempatkan kantor di Kenari, Salemba, Jakarta Pusat. Dan benar saja, aku celingak-celinguk disana-sini banyak orang yang sedang diinterview. Dan, ketika aku dihadapkan dengan orang MUG sana, aku diintriksukan untuk mencari orang yang mau menjadi mitra kerja MUG dengan membayar satu produk dari mereka. Kalau aku tidak dapat, ya tidak digaji. Seperti sales, tapi sales berkedok lowongan kerja. Huhhuhhuuuhhhh………. >.<


Pelajaran utama dan terpenting dalam pencarian kerja adalah, hindari perusahaan yang memungutkan uang sepeserpun kepada kita. Jangan langsung percaya dengan iming-iming dan rayu gombal alias modus yang ditawarkan oleh si PT itu. Katakanlah, sobat blogger… Mungkinkah lulusan SMA bisa mengambil posisi Staff Personalia dengan gaji diatas 3 juta rupiah????



Dan atas pengalaman pahit itu, aku ikhlaskan uang Rp. 507.000 dan menjadi pelajaran berharga terutama buat diriku sendiri. Berhati-hatilah kita dalam mencari pekerjaan. Bisa jadi bukan kita yang dapet uang, malah kita yang mengeluarkan uang.


Demikian diskusi kita hari ini. Semoga menjadi notif yang bermanfaat bagi sahabat blogger semua. Note tambahan : tidak hanya PT. MUG yang memiliki sifat seperti itu, tetapi juga PT lain yang dianggap tabu, menjadi layak untuk diperbincangkan (halaahhh… kenapa jadi silet sih.. hahaha :D).

Untuk sobat blogger yang sedang mencari kerja, tetep semangat yaa…