Minggu, 09 September 2012

To Love A Children (Mencintai Anak-Anak Dalam Kehidupan) …


Happy Birthday … Happy Birthday … Happy Birthday … To Yoouuuu ………… Hehehe. Baru tadi sore aku dan sekeluargaku dan kerabat lain mengucapkan kalimat yang hampir dipakai di seluruh penjuru dunia ketika mengetahui seseorang terdekatnya tengah berulang tahun. Hehe (Loh.. Bukan aku. Aku kan udah lewat.. :P) Haha. Ya… Kemeriahan pesta ulangtahun ‘orang terdekatku’ tadi sore terjadi di sebuah rumah di bilangan Kramat Pela Benda III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan berakhir pada pukul 17.00 WIB tadi.

Thalula Almadhira (kiri), Aku (kanan)
Thalula Almadhira. Begitulah nama cantiknya yang aku katakan ‘orang terdekatku’ di paragraf  pembuka tadi. Berumur 4 tahun, dan ia adalah keponakan kedua aku setelah yang pertama lahir beberapa tahun silam. Wajah imut dan tingkah polahnya yang lucu membuat aku dan beberapa anggota keluarga aku lainnya suka tertawa sendiri melihat apa saja yang ia lakukan. Termasuk juga dalam acara yang tadi. Hehe … :D

Banyak yang hadir dalam acara itu. Terutama kehadiran dari anak-anak panti asuhan yang diundang oleh yang punya hajat tadi. Juga dimeriahkan oleh pemandu acara sekaligus penghibur anak-anak juga tampil disini. Meriahnya lagi, penghibur acara yang aku maksud itu adalah seorang pesulap untuk pesta anak-anak. Hehe … Aku yang sedari tadi hanya menunggu tamu-tamu lainnya yang datang bisa melihat langsung atraksi sulap kecil-kecilan yang bertujuan untuk menghibur para undangan yang berada disana.

Oke Indra. Sudah intermezzonya??? Sekarang intinya apa??? Hahaha … Pada nanya pengen tahu apa inti dari postingan ini yak?? Whahaha *koplak :D

Haha. Inti posting sebenarnya bukan pada pesulap itu. Tetapi impian aku yang sempat cukup lama terkubur oleh karena faktor pesimistas dan pengalaman yang belum mumpuni, yaitu menjadi ‘Sang Penghibur Anak’. Oh ya? Yap. Sobat blogger pasti pernah baca posting aku tentang ‘Mimpi Jadi Guru’ kan? Nah, itu adalah salah satu bagian dalam program khusus aku dalam rangka mendekatkan diri kepada anak-anak. Baik itu mengetahui emosi anak dan apa yang mereka ketahui. Oleh karena itu, bentuk realisasinya berupa keikutsertaan aku dalam komunitas Taman Ceria Negeriku dan Rumah Indonesia. Tapi yang kadang aku galaukan, sudah cukupkah aku hanya mengoleksi pengalaman dari bidang non-formal seperti itu?

Ya memang benar. Skill khusus untuk menghibur anak-anak itu pasti harus ada dan dibutuhkan pengetahuan segalanya mengenai anak-anak. Semakin rendah tingkatan, semakin sulit untuk dipahami (misalnya : anak-anak usia pra-sekolah). Tetapi entah kenapa rasanya belum cukup bagi aku untuk bisa langsung ‘interaksi’ di depan anak-anak yang notabene diundang untuk dihibur. Dan kegundahanku ini juga sempat dirasakan oleh si ’dia’ saat perform pertama kali untuk memoderasi anak-anak undangan ulang tahun di sebuah restoran cepat saji di Jakarta.

Febri, yang sedang memegang bungkus kado kuning
Febri. Demikianlah nama dari kata pengganti ‘dia’ tersebut, yang juga perform untuk menghibur anak-anak undangan pada pesta ulangtahun keponakanku tadi. Saat perkenalan pertama aku dengannya, ketika ditemui di teras rumah adik sepupuku (Ibunda Thalula) tersebut, ia mengaku saat pertama kali perform di tempat dimana ia bekerja itu, ia sempat gugup. Tetapi lama kelamaan seiring dengan tumbuhnya rasa cinta kepada anak-anak, ia jadi semakin bisa menguasai alur emosi anak-anak itu.

Mmm … Ternyata hal inti yang sangat dibutuhkan untuk mengambil pekerjaan sebagai sang penghibur anak itu adalah seberapa jauh kau mencintai anak-anak. Karena kalau sudah cinta, kita akan enak dalam mengikuti apa yang mereka bahagiakan. Betul bukan? Hehe. Untuk selanjutnya, kita bisa berimproviasi mengenai candaan yang bisa membuat mereka tertawa dan menjadi betah kepada kita.

Sisi plusnya lagi, pekerjaan ‘penghibur anak’ ini tidak hanya diterapkan pada saat kita diundang jadi MC atau pembawa acara pada acara anak-anak saja. Dalam dunia pendidikan pun ilmu ini juga dipakai lho. Cobalah mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang, pasti mereka juga akan menjadi sayang kepada kita. Namun tetap, ketegasan untuk berdisiplin itu harus ada. Hanya tinggal mem-balancing saja. Hehe …

Aku pun mengakui, aku sangat menyukai anak-anak. Dan sebagai pembelajaran pertama, cintailah mereka terlebih dahulu. Kemudian pahami karakter berikut masing-masing tingkatannya. Dan … kau bisa jadi teman bagi anak-anak. Tidak ada yang lebih indah selain bisa menghibur anak-anak kecil apalagi saat mereka dalam keadaan susah dan membutuhkan kegembiraan yang datang dari orang disekitarnya. Betul kan .. #betul gaak?!!! Eh :P

Yah … Semoga aku bisa mengikatkan diri kepada mereka (anak-anak kecil) suatu saat. Karena untuk menjadi guru atau pengajar terutama pada taraf anak-anak kecil yang masih labil, mengatur emosi mereka bukanlah semudah seperti melepas baterai handphone kita. Tetapi banyak-banyaklah pengalaman dalam bidang yang mendekatkanmu pada anak-anak (kecil), dan yang terpenting … biasakanlah dirimu ketika tengah berada di hadapan mereka semua. Jangan terlalu tegang karena ketegangan dapat membuat pikiranmu berantakan kemana-mana.

Okelah. Aku berharap, aku bisa menjadi seperti seorang ‘Febri’ dikemudian hari. Tips dan trik diatas akan aku coba resapi untuk kemudian dieksekusi di kehidupan nyata nanti. Hehe …
Hadiah dari Thalula :D


Teringat kalimat emas dari Nufa

“Jangan menunggu kebahagiaan kalau kamu belum memberikan kebahagiaan itu, maka bahagiakanlah orang disekitarmu maka kebahagiaan akan datang kepadamu”
Hehe …
Maaf yaa Nufa .. Sebenarnya kalimat itu aku karang sendiri :D
*piss

Senin, 03 September 2012

Liebster Award ... (Part 1) : Untuk Pertama Kali …

Yeehhaaa … Setelah aku berkecamung selama 6 bulan lebih di dunia blogger, akhirnya aku dapat juga Award dari salah satu sahabat blogger yang juga pernah menerima award dariku, Gia Sitti Ghaliyah. Awardnya Liebster lhoo. Hehe. Yap betul sekali. Award yang terus berotasi di kalangan blogger ini baru saja aku dapatkan ketika aku membagi-bagi award milik sendiri kepada blogger yang berstatus sebagai mahasiswa FMIPA di Universitas Negeri Jakarta tersebut. Wah, ini akan jadi award pertama buat aku dan yang akan tayang perdana di layar kaca lho. Hahaha (film mode on) :p

Tapi sebelum meluncat ke Liebster Award ini, ada baiknya aku mengumbar intermezzo dulu kali yah. Haha (kebiasaan-jelek) :P . Pada posting mengenai Sahabat Blogger Award yang lalu, aku kembali mengucap terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas kenaan semua dalam mengunjungi blog ini. Dan lagi-lagi, terimakasih kembali lagi aku ucapkan. Hoho #apasih  …

Hmnph. Okelah … Ku mau coba cerita sedikit perihal kehidupan aku yang mungkin kalian juga pernah merasakannya. Apa sih apa sih apa sih??? Mauu tahuu azaa. Haha *pukul indra.



Ini intermezzonya. Hehe. Menjawab PR Liebster Award dari GIA. Hehe … berhubung GIA ini adalah sobat blogger yang juga selalu aku tunggu di setiap komentarnya, jadi sedikit banyak aku bisa mengamati bagaimana dia dan blognya. Hehe. Ohya, katanya mulai perkenalan diri dulu yaa. Hehe .. Okelah. It’s about me …  ^ ^

1.            Nama lengkap gue Abraham Yusuf Indrayana. Berlahir di salah satu bidan di sekitaran Grogol Selatan, Seskoal, Jakarta Selatan (lupa lokasinya dimana :P), umur 22 tahun dan kelahiran tahun 1990.
2.            Paling demen makanan yang namanya mie, ayam bakar, bakso, dan siomay (bahkan kadang-kadang tidak bisa lepas dari itu).
3.            Hobinya berhadapan di depan komputer, terutama blogging. Oleh karena itu, paling berat rasanya kalau harus mengambil keputusan untuk HIATUS … karena itu artinya puasa blogwalking dan posting tulisan juga. Huhuuu …. Selain itu anak umur 22 ini juga demen banget ngedesain gambar pakai 3Ds Max dan editing video kecil pake software Adobe Premiere Pro CS3.
4.            Paling anti terhadap hal yang bisa memusuhkan antarumat beragama. Cinta damai, harmoni, dan bersemi. Suka bergaul dengan siapapun orangnya. Mau dia orang Islam atau Kristen atau apapun juga …
5.            Paling anti terhadap binatang yang namanya kecoa, kelabang, ataupun sejenisnya. Sangat anti binatang yang bisa terbang kecuali burung dan kupu-kupu.
6.            Orangnya gak suka yang idealis. Berpikir sesuai dengan keyakinan dan menjalankan apa yang benar saja.
7.            Orangnya gampang ngedumel, sedikit tempramen dan gak sabaran.
8.            Paling mengejar target yang namanya kerja di media. Tidak perduli apakah itu media TV atau apa (asalkan bukan media gossip), semuanya pasti aku suka. Kendati demikian, aku punya amang-amang kantor impian. Aku ingin bisa kerja di RCTI atau kalau gak di Metro TV. Aminn Aminn Yaa Rabbalalamin :D
9.            Paling senang berintermezzo. Basi-basa ketika memulai atau menengahkan statement disaat diskusi terbuka atau tertutup.
10.          Senang berbahasa Inggris, Jawa dan Sunda. Gak kebayang kan gimana rasanya kalau ketiga bahasa itu aku campur aduk jadi satu kalimat :P
11.          Dan yang terakhir … Suka banget yang namanya aktif di organisasi, terutaman organisasi Pers Mahasiswa. Pengincar banyak referensi majalah nama sendiri dan pengobsesi masuk ke jajaran keredaksian di salah daru organisasi pers yang aku gandrungi.

Okelaahhh. Kemudian aku jawab saja pertanyaannya yah. Hehe … Dan ini diaaa… Eng ing eng   :D


1. Arti nama kamu apa yaaa...? Arti nama gue yaa?? Hmm… Kata orang dan ortu sih … Abraham = adalah bahasa Ibrani dari arab Ibrahim, tokoh terpenting dari pemedoman Alkitab (Kristen) dan Alquran (Islam). Seorang bapak Rohani dari banyak orang. Yusuf = Nabi dari agama Samawi. Indaryana = Hmm apa yaa, mungkin orang bijaksana di kalangan agama Hindu. Jadi bisa diartikan, Abraham Yusuf Indrayana = Pemimpin terpenting dan bijaksana yang merohani semua orang dan kaum-kaum lainnya. Sepertinya tepat padaku. Tidak pernah membeda-bedakan agama. Semua bersahabat di mataku. Hehe :D
2. Pilih dong, Kertas Lecek gak ada coretan atau Kertas mulus tapi banyak coretannya? alasannya yaaa. Hmm … Mungkin kertas lecek aja kali yah. Soalnya dulu waktu aku SD, suka ngambil kertas lecek buat dibikin coret-coretan gitu. Mungkin maksudnya biar menghemat. Haha :D
3. Suka Fisika gak? Jawabnya gak perlu pendek-pendek, dan harus gamblang. TIDAK !!!!
4. Kalau jadi Mahasiswa Baru, di-ospek-kin sama Kaka Galak, perasaan mu gimana sih? Rasanya? Pengen ngagalakin balik !!!! Geregetan … (sherina mode on). Karena tipenya aku, aku gak suka digalakin. Hehe … (jujur banget ya) :p
5. Mandi berapa kali sehari? Suka sisiran gak? Luluran mungkin..? mandi??? Aduhh, jawab gak yaa … Jawab aja deh. Dua kali, tentunya sisiran juga. Luluran??? Owh noo … (mulut mengangga).
6. Pilih Normal, Different, atau Out Of the box? Tergantung. Kalau kondisi harus membuatku memilih normal maka pilih normal. Tetapi, aku lebih suka Different atau Out of The Box.
7. Jika kamu terlahir jadi binatang, kamu ingin menjadi binatang apa? alasannya? Aku ingin jadi burung yang terbang bebas kemana-mana dengan perassaan riang #halah
8. Arti Sahabat menurut kamu apa? Seseorang yang bisa membuat kita yang sedang sedih terhibur hatinya, dan mengerti apa yang kita ingin mengerti.
9. Kenal sama Pengeran gak? *eh Pangeran apaa …. Saya kan lelaki *tepokjidat
10. Suka yang mana, Sinetron, TalkShow, Komedian, Acara Berita, Drama asia, FTV, Film Bioskop, atau Film di Tipi? Aku lebih suka acara Berita, terutama Seputar Indonesia…
11. Kamu paling suka nge-post tentang apa diblog? Menurut kamu blog itu apah sih? Teruss, blog Gia gimana menurut kamu? Aku lebih suka post perihal kehidupan pribadi, curhat dikit, dan sharing ilmu. Karena blog itu tempat menumpahkan segala keluh kesah kita agar kita makin nyaman karena inilah daerah kita. Blogger. Hehe …
Blog Gia? Hmm … Bagus bangetttt. Pernak-perniknya lucu, dan juga pemilik blognya radak-radak gimana gituu. Hahahah *piss Giaa :D


Okelah, Sudah di jawab semua. Sekarang saatnya BAGI-BAGI award iniiii…. Perasaan baru kemarin bagi-bagi awardnya, sekarang lagi. Hehe … Tapi gak apalah. Bagi-bagi kebahagiaan aja. Haha …
Nah ini dia orang-orangnyaaa …..


Beberapa sudah ada yang dapet yah? Ya gak apa-apa yah terima lagi. Haha :D . Nah bagi yang kesambet awardnya, kamu jawab pertanyaan-pertanyaan ini yah …

1.  Apa sih arti nama kamu?
2.  Pilihlah, kupu-kupu atau burung? Alsannya juag yak …
3.  Pilihlah, universitas negeri, universitas swasta, atau kampus swasta? Jelasin yah …
4.  Tipe pacar yang setia itu gimana sih menurut kamu?
5.  Apa alasannya kamu suka blogging?
6.  Pilihlah, suka RCTI atau SCTV?? Jabarin alasannya juga yah …
7.  Pilihlah, lebih baik long distance relationship atau short distance relationship?? Alasannya juga lho hehe ..
8.  Pernah punya keinginan teman blogger terdekatmu mengajakmu kopi darat?
9.  Apa sih yang terpenting dalam hidup kamu ?
10.  Pilihlah. Blackberry, Android, Apple, atau Windows Phone? Alasannya juga .. :)
11.  Kasih komentar dong mengenai blog aku, catatan-indrayana. Menurut kamu, blog Indrayana itu seperti apa sih?

Okelah. Capek ngetiknya :D . Dan kepada nama yang sudah disebutkan tadi silakan untuk naik ke atas podium dan menerima ini.






Yup … Ditunggu PR nya yaa …. Salam Blogger semuaaaa …… ^ ^

Minggu, 02 September 2012

Nilai Pertamaku Jeblok …


Assalammualaikum sahabat blogger … Bagaimana kabar kalian semua hari ini? Pembuka September pasti jadi yang menyenangkan, namun tidak untukku. Hari ini menjadi awal september yang paling menyedihkan buat aku. Ya… Sesuai dengan judul diatas, itulah yang terjadi denganku dan nilai Kartu Rencana Studiku (KRS) saat aku lihat di dinding website kampusku tadi pagi. Yakin akan mendapat nilai terburuk sepanjang masa kuliah, ternyata itu kejadian beneran. Ya Tuhan … Tamparan apa yang kau berikan kepadaku kali ini?

Seperti tersambar petir di siang bolong. Rasanya setelah melihat nilai yang mengecewakan aku itu … ingin menangis gak bisa menangis, ingin sedih tak terelakkan… Rasa gak karuan melanda diri. Rencana mau menjawab kesebelas pertanyaan dari sahabat blogger GIA perihal award Liebsternya jadi tertunda karena aku sudah keburu galau akan hal ini. Mmmmhhhh……….. mungkin inilah salah satu cobaan dari Tuhan agar selalu menegarkan aku disaat aku tengah senang dalam satu atau dua hal, terutama saat aku membagi-bagi award kemarin.

Terlepas apakah ini sebuah cobaan atau tamparan, yang terpenting adalah usaha aku untuk bangkit dari keterpurukan ini (alias move on) harus benar-benar aku lakukan. Hanya satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini, yaitu membuat nilai IPK naik setinggi-tingginya dengan menutup nilai oleh nilai tinggi di matakuliah selanjutnya.Nah, porsi itulah yang aku harus lakukan meskipun agak berat. Karena membuat nilai penutup nilai lama dalam dunia perkuliahan itu tidak semudah membalik telapak tangan. Bisa jadi, di setiap nilai aku di mata kuliah semester depan tidak boleh ada yang miss dan absensi harus terus berjalan.



Aku juga sudah mengambil KRS baru untuk semester depan. Dengan begini, diharapkan dapat mendongkrak nilai yang buruk ini sehingga tertutup oleh nilai yang memuaskan di semester yang akan aku ambil ini. Dan, aku juga akan mengurangi porsi blogging saat mendekati ujian. Bisa saja, aku akan mengambil Hiatus ketika sudah mendekati ujian akhir, yang notabenenya ujian terpenting sepanjang akademik perkuliahan.

Apapun itu, menangis sekeras-kerasnya dan bersedih sesedih-sedihnya tidak akan mengubah nilai KRS mu berubah jadi bagus. Yang ada aku harus move-on menghadapi masalah ini. Ingatlah sabda Rasulullah SAW. “Sesungguhnya Allah tidak akan memberikan cobaan bagi hamba-Nya diluar batas kemampuan umat-Nya”. Yang artinya, cobaan seberat apapun pasti akan bisa kita lalui meskipun itu dirasa berat. Langkah yang harus dilakukan, jangan jadikanmu galau dan risau. Percayalah Tuhan pasti akan membimbing kita meniti jalan yang lurus.


Seperti yang pernah dilansir teman kita Aninda Naima dalam postingnya yang berjudul Salah Satu Lagu Indonesia Terfavorit Saya tadi. Lagu yang dibawakan oleh Saint Loco yang berjudul Santai Saja …


Mungkin kau kecewa
Semua datang yang tak kau minta
Namun ini semua kenyataan kita

Waktu kita lelah dalam menjalani
Semua macam kisah dalam hidup ini
Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah
Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan
Saat keyakinan hilang dalam kepahitan
Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba
Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini
Janganlah resah biarkan waktu menjawabnya

Kau harus bersabar
Semua indah pada waktunya

Santai saja kawan
Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu
Kau pasti bisa
Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru
Tenang saja kawan
Hadapilah semua

Kau harus bersabar
Semua indah pada waktunya

Santai saja kawan
Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu
Kau pasti bisa
Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru
Tenang saja kawan
Hadapilah semua


Terimakasih banyak buat Aninda Naima yang mentabahkan penulis akan pentingnya menjalani hidup, bahkan saat masalah besar melanda. Perasaan yang sedang kacau balau ini bisa jadi sedikit lebih tenang olehmu…

Tidak boleh galau. Ayo yang semangat ….  ^_^


Ohya, dhek Gia Sitti Ghaliyah …  Posting mengenai Liebster Award akan dijawab setelah posting ini yah. Gak lama kok :D

Keep moving on …. !!!!!

Jumat, 31 Agustus 2012

Terimakasih Untuk Kalian …







aku di sini duduk manis menantimu
Aku pun ingin membuat kau tak menyesal
Bahwa kau telah memilih diriku ini
Yang akan terus membuat hidupmu indah


Itulah sepenggal lirik paragraf dari sebuah lagu yang mungkin tidak asing di telinga sahabat blogger semua, yang menggambarkan ungkapan terimakasih untuk sahabat blogger yang setia berkunjung dimari. Hehe.. Yap betul. Lirik lagu itu pernah dipopulerkan oleh duo vocal Derby Romero yang berjudul Gelora Asmara (OST. Megasinetron Kepompong). He…em. Sepenggal lirik tersebut sarat akan makna terimakasih dan usaha dari si penulis blog kecil ini untuk menyajikan tulisan yang lebih baik lagi dan membuat sobat blogger tidak menyesal atas kunjungannya. Hehehe …

“Aku disini, duduk manis menantimu”. Aku berduduk manis seusai memposting sebuah tulisan dan blogwalking ke blog sobat semua. Duduk, menanti… dan tak ingin membuat sobat blogger menyesal. Oleh karena itu penulis selalu menuliskan posting yang Insya Allah bermanfaat dan tentunya berbagi ilmu atau pengalaman. “Bahwa kau telah memilih diriku ini, yang akan terus membuat hidupmu indah”. Bahwa sobat blogger telah memilih blog penulis yang kecil ini, yang akan terus membuat hidup kita semua menjadi indah. Indah karena bisa saling berbagi. Hehehe … Setuju kan semua (awas lho kalau gak #eh :p)


Sekali lagi terima kasih banget buat kalian …


Nah, sebagai ucapan dan apresiasi bagi kalian sobat blogger yang paling sering memberikan komentar dan menjalin silaturahmi bersama penulis, penulis mau ngasih “Award” nih buat sobat blogger semua. Apaaa Indra…. AWARD??? Dimana? Dimana? Dimana?? Ya di sini lah. Mau bagi-bagi nih. Sabar-sabar yaa… Yang ngantri yang ngantri yang ngantri. Haha (kayak zakat aje lu In :P)

Oh ye. Sebelum kita meluncat ke Award, penulis mau ‘announce’ lagi nih perihal Giveaway. Barangkali kelupaan, nahhh …. Masih dibuka lhoo sampai rentang waktu tanggal 13 September. Nah, bagi yang ingin mengingat lagi detil GA nya, sini aku jabarin lebih lanjut dulu ya …

Pilih salah satu yaa…

Giveaway I  :   Menulis Kerangka Cerita.
Menuliskan sebuah kerangka cerita yang nantinya Insya Allah mau aku buat jadi buku (buku self-publishing). Temanya pilih salah satu. Cinta atau Persahabatan. Tuliskan kerangka yang mudah dimengerti saja. Tidak terlalu panjang namun juga tidak perlu terlalu pendek.
Hadiahnya : Ada souvenir Unik …
Cara ikutan : Posting ke dalam blog kalian lalu berikan di kotak komentar salah satu postingan dari catatan-indrayana.blogspot.com tautan link yang mengarah ke tulisan kamu. Seperti GA lainnya. Sertakan pula banner dan rangkaian kata pengikutsertaannya.


Giveaway II  :    Mendeskrip Analogi Pribadi
Sobat blogger hanya menyatakan pendapat pribadi berikut alasan yang konkrit (setuju/tidak setuju dan mengapanya) atas analogi yang penulis buat berikut ini. Tema juga pilih salah satu …

1.       Cinta. Analogi cinta diibaratkan sebuah tanaman. Dari tanah yang subur maka terciptalah tanaman kecil akibat dari manusia yang menanamkan biji dan menyiraminya hingga tumbuh. Namun seketika tumbuh besar, apabila tidak kita rawat dengan baik maka akan layulah tanaman itu. Setujukah sahabat blogger dengan analogi diatas? Jika tidak setuju, kemukakanlah secara rinci yaa…

2.       Persahabatan. Analogi persahabatan diibaratkan sebuah sapu lidi. Bila ada kotoran bertumpuk maka kotoran tersebut dapat dibersihkan dengan mudah ketika beberapa batang sapu lidi diikat dan dikaitkan jadi satu. Namun apabila satu atau dua batang tersebut lenyap, maka akan semakin sulit untuk membersihkan kotoran itu. Satu lidi dengan lidi yang lainnya bersifat saling membantu. Ketika ada bagian yang hilang maka terasa sulit untuk menyelesaikan masalah itu.

Hadiahnya? Ada pulsa dan doorprize kecil-kecilan seperti baju dll (ukuran dan kelamin menyesuaikan pemenang) lho.
Cara ikutan : sama seperti yang diatas


Gimana? Menarik khan?? Bila yang berminat, mari silakan… Hehe



Oke. Selesai membahas tentang Giveaway, kita beralih ke Award.

Seiring dengan usia blog ini yang sudah menginjak bulan ke-6 (wah udah hampir setengah tahun ya), dengan follower dan statistik pengunjung yang kian meningkat, penulis selaku pemilik besar blog ini akan mengadakan Award bagi kalian yang sudah berdedikasi banyak atas pengembangan blog ini dimulai dari nol sampai sekarang. Hehe ...

Nah inilah 10 diantara mereka yang penulis tunjuk untuk memperoleh award ini. Award ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi kita sebagai sahabat blogger. Diharapkan dengan award ini, kita bisa saling blogwalking satu sama lain secara intens dan terikat. Hehe *bahasanya :D . Dan buat yang belum nerima award… jangan sedih yaa… nanti juga akan dapet kok. Sering-sering dateng kesini aja. Haha (pede banget lu in :P)

Berikut nama-nama yang terpilih. Eng ing eng :D


Kepada sahabat blogger yang disebutkan namanya diatas, dimohon naik ke atas pentas dan menerima ini ... :)




Itulah kandidat para penerima award ala Catatan Indrayana. Mohon diterima award yang simpel ini. Karena kalo gak diterima, aku nangis nih. Huwaaaa #eh

Demikianlah posting ini akhirnya bisa selesai (capek ngetiknya) :D . Tidak lupa penulis mengatakan kembali, award ini adalah sebagai bentuk terimakasih kepada kalian yang selalu setia berkunjung di blog ini. Berharap kedepan tali silaturahmi kita tidak putus dijalan (termasuk karena kuota modem yang habis). Hehehe… Pokoknya begitulah. Penulis akan pajang award ini dalam widget blog penulis yang terletak di sebelah kanan layar ini (area widget).

Banner design para pemegang award di Facebook saya :D



















Akhir kata kembali, penulis selaku pemegang saham terbesar blog ini mengucapkan …


Terimakasih untuk kalian sahabat blogger semua  ^_^

Selasa, 28 Agustus 2012

SARA : Selaraskan Antarumat, Rampungkan Anarkhisme ....


Sobat blogger… Belum dua minggu lebaran usai, lagi-lagi cerita menyedihkan datang dari saudara kita yang kini tertimpa musibah di Sampang, Pulau Madura, beberapa hari lalu sampai sekarang. Kisah tragis yang menerpa penduduk disana bermula dari aksi kerusuhan yang diduga konflik perbedaan keyakinan aliran. Aliran Syi’ah dengan aliran Sunni. Kedua aliran inilah yang konon sudah berkonflik sejak bertahun-tahun lalu. Dan kini, konflik itu kembali mencapai puncaknya ketika salah satu kelompok massa (tidak jelas siapa yang memulai) memprovokasi orang-orang lainnya untuk membuat kerusuhan di permukiman masyarakat Syi’ah, kemarin. Hmm …

Wah wah wah, padahal kan sama-sama satu agama, agama Islam sahabat blogger. Tapi kok masih aja rusuh yaa? Aturannya, kita kan tidak boleh terus-menerus membeda-bedakan keyakinan, karena pastinya bisa berbuntut kerusuhan. Apalagi sesama umat Islam… Harusnya kan bisa hidup berharmoni. But… Now look at your news television. Ckckckck … Pasti bikin sahabat blogger semua geleng-geleng kepala dan tidak bisa memahami apa yang sudah terjadi disana.

sumber : www.tvonenews.tv
Nah, buntut dari kasus ini, lagi-lagi pemerintahlah yang disalahkan. Mainnya pemerintah kan menjaga keharmonisan antarumat beragama di negeri kita yang baru 11 hari merdeka di umur 67 ini (dihitung sampai tanggal postingan ini ada.. Hehe :D). Tetapi kalau kita lihat realitanya, kenapa masih saja ada sekelompok orang yang menyelesaikan masalahnya dengan berbuat rusuh, plus dengan dalih perjuangan agama dari aliran sesat. Padahal kita semua tahu. Kerusuhan tidak akan menyelesaikan segalanya. Yang ada malah kerugian besar baik dari segi materil maupun perikemanusiaan. Setuju gak semua?

Lalu kita semua pasti akan bertanya-tanya. Benarkah aliran Islam Syi’ah itu sesat? Mengapa masih ada saja kekerasan atas nama agama? Kita kan tahu, agama manapun pasti melarang keras sesuatu yang namanya kekerasan. Tak ada alasan,  apalagi dengan dalih memperjuangkan agama. Jika semuanya setuju, mari angkat tangannya anak-anak #eh :P

Okee. Mungkin aku tidak bisa berargumen panjang apakah aliran Islam Syi’ah itu sesat atau tidaknya. Yang bisa menentukan hanyalah Al-Qur’an dan Allah. Setujuuu gaakkk…. :D . Karena eh karena pula, mungkin kita tidak tahu asal-usul dari Syi’ah itu sendiri. Terlebih, masih ada dilema pemikiran alias kontroversi dikalangan petinggi organisasi tertinggi Islam. Hehe.. Ini bukan cerita blang-blong lhoo. Terbukti dalam hasil pencarian searching eyang Google dengan keyword “Syi’ah Sesat?” saat aku menuliskan posting ini. Lagi-lagi, aku tidak dapat dan tidak ingin berlebar panjang mengupas lebih intens apakah mereka termasuk golongan sesat atau bukan. Yang jelas, mereka punya landasan agama, agama Islam. Untuk yang ini, sahabat blogger semua setuju doong :D

Seperti dilansir dari komentar sahabat blogger kita yang bernama Affanibnu dengan blognya “a.i.r” dalam posting aku yang berjudul Perbedaan itu Menyenangkan.

berbicara soal iman memang tiada kata matinya..
semakin diperdebatkan, semakin runcing permasalahan..
tapi semakin ditoleransikan, semakin cerah titik temu..

fanatik? tentu itu boleh saja.. tetapi tidak untuk sebuah keradikalan..
menjadi fanatik bukan berarti serta merta mengesampingkan semua hal, Ustadz merupakan fanatik tetapi bukan sebuah radikal, begitu juga yang lain..

itulah yang dibutuhkan, fanatik dengan toleransi.. bukan fanatik dengan radikalisme..

Ada benarnya juga lho sobat blogger. Adakalanya kita semua terlalu fanatik oleh satu keadaan, sehingga kerap mengesampingkan hal yang disebut minoriti. Nah, pertarungan sengit antara mayoriti dan minoriti ini dituding jadi biang kerok masalah. Sedikit flashback mengenai posting aku yang satu itu, ketika aku bersama teman-teman aku yang lain yang semuanya beragama nonis (Non-Islam) menyantap buka puasa, merekapun ikutan berbuka seperti aku. Meskipun mereka (nonis) memang tidak berpuasa tetapi mereka pun juga mengawali berbuka puasa dengan do’a ala mereka sendiri (do’a dalam keyakinan mereka). Tapi tentu saja do’a aku berbuka puasa tetap seperti biasa. Allahhuma Lakasumtu, Wabika Aamantu. Hehe .. (silakan dibaca dan dikomentari yaa, tapi yang menghargai :D)
 
Hmm.. Sedikit melompat dari kasus yang terjadi di Sampang, Madura tadi. Kasus yang dikenal baik dengan istilah SARA ini masih menjadi ‘trending topic’ di kalangan masyarakat Indonesia lho. Mengaca kepada kasus-kasus kerusuhan yang lalu, yang mana di Cikeusik, Banten terjadi konflik antara penganut Ahmadiyah dengan warga Banten, beberapa momen lalu, seakan memberikan gambaran betapa Indonesia kini tengah dilanda dilema besar dalam urusan menegakkan semboyin Bhinekka Tunggal Ika. Lagi, belum lepas dari ingatan kita ketika dilema SARA kembali digemborkan oleh sekelompok orang yang ingin dan berusaha memecah belah harmonisme akbar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di kota tempat aku tinggal, DKI Jakarta. Banyak kasus yang bisa kita jadikan kaca mengapa isu SARA ini kian sensitif di beberapa kalangan yang juga sensitif akan keadaan ini.

Bicara mengenai pilkada, yang santer beredar luas isu SARA yang sudah menyeret sejumlah pihak oleh pihak Panwaslu beberapa hari lalu, termasuk Rhoma Irama, membuat aku jadi geleng-geleng kepala. Ckckckck … Memangnya salah yah kalau kota ini dipimpin oleh umat yang nonis? Ya memang betul. Tuhan mengharuskan kita untuk memilih pemimpin yang seiman. Tapi ketika kondisinya kita disini dalam negara yang Bhinekka Tunggal Ika, yang berarti berbeda agama satu jua, bagaimana? Masalah kan jadi makin panjang. Yang minoritas kan jadi merasa tersingkirkan. Padahal, mereka juga warga negara Indonesia. Jadi, saya sendiri kalau disuruh berargumen, siapa saja yang mau maju menjadi pemimpin dimanapun, selama dapat dipercaya itu tidak salah kok. Malah saya akan mendukung penuh beliau yang jelas-jelas jujur dan bersih dalam berpemimpin. Hmm… Tapi kalau sahabat blogger punya pandangan lain, ya silakan saja lah. Kan perbedaan, ya saling menghargai saja. Hehe … :)

Ooh ayolah saudaraku semua… Berhentilah membeda-bedakan keyakinan, apalagi samapi berbuat rusuh. Marilah kita berdamai dan berharmoni dalam satu kewarganegaraan. Kan kalau kita damai itu terasanya indah. Betul nggak sobat :)

Ingin deh rasanya kalau segala bentuk kerusuhan (apalagi sampai membawa agama) itu tidak terkabar lagi alias hilang selamanya dari muka bumi ini. Kita yang melihatnya kan jadi tentrem… adem… dan ngayem. Hehehehe #apasih . Yang disimpulkan disini, berbuat rusuh atas dasar perbedaan keyakinan itu sangatlah tidak baik. Haram hukumnyaaa….. #sambil-menggebrak-meja :D . Aku, selaku pemegang saham terbesar sekaligus penulis serta pemimpin umum dari blog ini menyatakan ketidak setujuan terhadap aksi membeda-bedakan keyakinan. Kita semua cinta damai, dan cinta keharmonisan. Hehehe … Satuju tak yee… Haha :D

Marilah kita bersatu demi kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sahabat blogger. Cintailah sesama kita umat Tuhan, karena pada dasarnya kita adalah satu, yaitu Satu kesatuan.


Sekali lagi, perbedaan itu menyenangkan ... menyenangkan itu damai ... dan damai itu indah  ^ ^

Oh ya note untuk pengkomen postingan ini… Sekali lagi kutekankan, barangsiapa yang komentarnya dapat memecah belah antarumat manusia akan langsung dihapus tanpa ampun. Mari kita berkomentar dengan rasa saling menghargai satu sama lain ^_*


Indahnya perbedaan …

Minggu, 26 Agustus 2012

Yuk kita berbagi …




Bismillahhirahmanirrahim. Atas restu dari Allah SWT Yang Maha Mencipta, aku kembali mengetikkan jari-jari kecil ini dalam sebuah keyboard yang bisa dikatakan sudah cukup usang. Hehehe… Kangen sekali menuliskan sesuatu di blog tercinta ini, setelah sekian lama konsentrasiku tertuju hanya kepada gadis blogger yang kini jadi pacarku. Hehehe… Ya betul. Cintaku Bersemi di dunia blogger :D . Dan dia pulalah yang mendorong aku untuk kembali menulis, menulis, dan menulis. Dan alhasil, aku memberanikan diri untuk menulis kembali disini dan menyapa sahabat blogger semua. Haaaiiii sobat blogger…. ^_^

Waktu mudik telah selesai. Jakarta yang kemarin sempat melenggang kini kembali macet lagi. Hahduuhhh… Seperti yang baru saja aku lihat beritanya di Seputar Indonesia Siang, jalanan yang datang dari arah Bekasi menuju Semanggi kini sudah terlihat padat kembali. Dannn, tentu saja. Kembali lagi kepada aktivitas yang membosankan dan perjalanan jebakan macet yang melelahkan. Hmm… #Sabar :D

Tadi itu berintermezzo yah? Padahal beluman juga. Haha :D . Bagi sahabat blogger yang belum sempat komentar di postingan Kemenangan Nan Fitri beberapa hari lalu, aku ucapkan sekali lagi … Taqaballahu Minna Waminkum. Minal Aidin Wal’faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Atas nama pemilik blog Abraham Yusuf Indrayana, aku meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada sahabat blogger semua apabila ada salah-salah kata, ataupun ucapan saat blogwalking yang kurang berkenan di hati. Maap-maapin yaa .. Hehe :P



Disini, aku mau menceritakan sedikit mengenai aktifitas positif sebuah komunitas social yang mungkin sudah men-general, yaitu Rumah Indonesia. Yap, komunitas yang berlabel ‘A Second Home and Family for Generation’ ini memiliki misi mencerdaskan anak bangsa, dan menjadikan anak bangsa sebagai pemimpin yang baik di masa depan. Wah hebat gak tuh… Hehe. Nah karena misi itulah, aku dengan kemampuan apa adanya dan seadanya, memberanikan diri untuk mendaftar jadi volunteer atau relawan untuk menjadi anggota Rumah Indonesia itu. Karena apa? Sudah menjadi keinginan aku dalam hal berbagi ilmu ataupun keceriaan, seperti yang aku lakukan di Taman Ceria Negeriku.

Komunitas yang berdiri pada tanggal 14 februari 2012 ini memiliki 2 cabang di Jakarta, dan juga di kota-kota besar lainnya. Dua diantara Jakarta itu adalah di pinggiran Tol Jelambar, Jakarta Barat, dan di CIlincing, Jakarta Utara. Keduanya memiliki rutinitas yang sama, yaitu sekolah terbuka. Mengajar berbagai mata pelajaran untuk mereka yang kurang mampu akan hal didik-mendidik di sekolah.

Sebelum aku menuliskan posting ini, aku baru saja pulang dari sana. Setengah jam perjalanan menjadi hal yang cukup melelahkan bagi aku. Pasalnya, aku baru saja bersilaturahmi dengan teman-teman Rumah Indonesia yang bermukim di kawasan Jelambar, Jakarta Barat tersebut. Dalam kunjungan aku yang kedua kali ini, aku melihat betapa cerianya anak-anak disana dan para volunteernya pun asyik-asyik. Membuat aku jadi betah lama berada disana. Hehe..

Dengan begitu aku akan coba untuk lebih memantapkan niatan aku untuk berbagi bersama anak-anak itu dan berkomitmen teguh akan kontribusi di komunitas ini. Seperti dilansir oleh Kak Dewa (pendiri Rumah Indonesia, Dewa Klasik Alexander) sore tadi dihadapan aku. “Kamu hanya perlu membawa komitmen, untuk mengajar disini. Tidak hanya mengajar, bubaran, sudah. Tetapi juga harus mengetahui perkembangan anak-didik kamu nanti.” Begitulah kata beliau saat aku ingin mengajukan diri jadi volunteer tetap, insya Allah.

Perbuatan aku ini ternyata disambut sangat baik oleh sekeliling kerabat aku, termasuk pacarku sendiri. Hehehe. “Kamu orang yang suka berbagi ya. Salut deh…” demikianlah pujian pacarku saat aku ber-smsan dengannya tadi siang. Hehehehe #Huust-Jangan-Pamer-Ahh :D . Tapi, tetap saja. Niat gerakku tidak sama sekali bersumber dari siapa dan seberapa besar pujian itu, tapi karena niatan dari dalam hati. Karena, selagi kita masih mudah mengapa kita gak pergunakan energitifitas kita untuk hal-hal yang bisa membantu orang banyak? Itulah yang ada di benak aku saat ini.

Sedikit cerita, ketika aku dalam perjalanan pulang tadi, tepatnya di daerah Meruya Ilir, Jakarta Barat, ada peristiwa yang cukup membuat aku terengah-engah. Jadi tadi sore, ada truk tronton gede banget pengen belok ke kanan. Nah pasti para pengguna sepeda motor, termasuk aku jadi merasa terganggu kan. Aku coba ambil setir ke kiri dan menghindari, namun dari arah kiri aku ada motor matic melaju dengan kecepatan tinggi. Sontak saja keduanya termasuk aku sama-sama menekan tombol klakson.

Parahnya, si pengendara motor tadi malah memarahi aku dan mengancam akan mengajak berkelahi aku. Niatannya beneran lho sobat blogger!!!! Ia memperlambat laju kendaraannya, dan penumpangnya turun dan bahkan sempat terjatuh karena turun di waktu yang belum saatnya ia turun. Aku yang melihat keadaan itu langsung menekan gas hingga pol, melaju dalam kecepatan 80 kilometer perjam, bahkan hampir 90. Dan jalur yang seharusnya aku lewat daerah Srengseng, harus memutar kearah kiri melewati daerah RCTI. Ya Allah… tuh orang apa gila yaa… Kagak nabrak juga masih aja cari masalah.

Haduuh. Sumpah ya tuh orang bikin kuduk merinding. Beruntung aku bisa mengebut dan menghindari kejaran preman itu. Astaghfirullahalzim…

Tapi yang jelas, aku memang sangat ingin berbagi dalam hal ilmu maupun pengalaman. Nah, dengan wadah belajar kedua aku ini, akan aku manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebaikan semua insan manusia. Insya Allah, niatan dari dalam hati ini akan terus terjadi hingga nanti. Berbagilah apapun yang kau punya, dan rasakanlah bagaimana kehangatan ketika kamu berada di orang-orang yang kamu bagi. Semangat berbagi untuk semua … :)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Kemerdekaan nan Fitri (Dirgahayu HUT RI dalam selimut Kemenangan Hari Raya)


Bersiap ditempat… dan… satu, dua, dan …. Tiga. MERDEKA!!!! Merdeka saudara-saudaraku …. Assalammu’alaikum Wr.Wb, sahabat blogger semua… Apa kabar? Tentu saja kabar hari ini sedang bergembira hati karena kita sudah merayakan Dirgahayu HUT Republik Indonesia yang ke-67, dan akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah esok hari. Waahhh…. Dua perayaan dalam satu momentum yaa. Hehe… Meskipun tidak berbarengan tentang hari jatuhnya tetapi semangat dan euphoria dalam perayaan Hari Kemerdekaan kita masih akan tetap terasa hingga nanti saatnya Lebaran tiba. Subahanallah… Tahun ini menajdi begitu indah karena momentum besar yang kita nanti-nanti, jatuh pada hari yang berdekatan.

Hal itulah yang menjadi alasan aku mengapa aku menuliskan postingan ini pada hari ‘kejepit’ seperti ini. Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah agar menyatukan postingan, dan semangat Kemerdekaan 17 serta semangat menjelang Idul Fitri yang tampak menyatu di dalam raga dan jiwa ini. Dan dengan momentum ini pula, aku secara resmi, akan mencabut masa HIATUS aku selama seminggu ini.

Selama hiatus, aku lebih banyak mengerjakan pekerjaan rumah. Sapu sana sini, pel sana sini dan bongkar-buang barang yang usang. Tidak lupa mencuci baju dan menyeterikanya karena di dalam ranjang ya Allah… udah kayak parsel lebaran tahu gak. Hahaha *nyeritain dewek :p. Ditambah lagi dampak pembantu mudik di kediaman aku tercinta di kawasan Petukangan, Jakarta Barat ini, aku harus ikut andil dalam mengurus kebersihan rumah. Huff… Kalau rumahnya kecil sih tak mengapa. Nah ini rumah udah kayak istana -,- . Akan tetapi, aku bisa kembali lagi menulis pada jam ini karena waktu aku yang udah agak melenggang. Alhamduuu… Lillah :D

Sebenarnya aku belum mau mencabut masa hiatus aku, tetapi karena dari dalam hati sudah memprovokasi aku untuk menulis, menulis, dan menulis… jadinya menulis lagi aja deh. Emang jiwa seorang blogger tidak bisa dibohongi yaa. Hahaha :D. Nah dalam artikel ini, aku ingin share sedikit nih mengenai kedua hari besar ini. Okesip… Intermezzo selesai, sekarang mari kita beranjak ke TKP *apasih :P

1.  Sejarah Kemerdekaan (Mengingat kembali masa perjuangan Pahlawan Indonesia)
Tepat tertanggal 17 Agustus kemarin, seluruh jagad nusantara bersama-sama menjadi saksi dalam pengibaran bendera Merah Putih di Istana Merdeka. Suasana khidmat serta damai begitu mewarnai perayaan Hari yang sudah menandakan umur 67 negara kita tercinta ini. Masih terngiang dari telinga aku, ketika aku pernah melatih dan dilatih anak-anak Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) lima tahun silam di sekolah SMA aku. Hehehe… jadi intermezzo lagi kan :p

Hampir selama 350 tahun, bangsa kita dijajah oleh Belanda dan berbagai Negara yang ikut terlibat dalam aksi traumatis ini. Segala macam bentuk penindasan, penganiayaan, pemaksaan, dan pemerasan semua terjadi pada zaman ini. Cerita singkatnya nih sahabat blogger, pada saat sebelum Indonesia merdeka, kita sedikit terbantu perjuangan saudara-saudara kita yang banyak tewas di medan perang oleh kehadiran bom atom yang menggempur kawasan Hiroshima dan Nagasaki oleh Tentara Amerika Serikat, pada 6 Agustus 1945. Nah, akibat dari bantuan ‘spirit’ yang pernah dihantarkan oleh Tentara Amerika Serikat itulah, yang membuat para pejuang kita menjadi lebih semangat dengan mengubah nama dari Dokuritsu Junbi Cosakai, menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Bung Tomo : MERDEKA, atau MATI !!!!

Cerita bermula dari datangnya Negara Jepang ke Indonesia jauh sebelum bom atom itu menggempur negaranya. Setelah Belanda yang menjajah negeri ini kemudian datanglah Jepang yang ingin menjajah negeri ini. Nah, adu argument dan cekcok pastilah mewarnai perdebatan antara kedua Negara itu. Ibaratnya punya rumah gede banget, ada doa kelompok berbeda yang ingin nempatin. Pastilah diantara mereka akan ribut berebut rumah itu. Hahaha :D . Begitupun dengan Jepang dan Belanda. Tak segan Jepang beradu fisik dan senjata dengan Belanda, akhirnya Belanda kalah. Negara kita, dijajahlah oleh Jepang.

Tapi, setelah aksi gila dari Amerika Serikat yang mengebom kedua kota besar Jepang itu, pejuang Indonesia beserta tim dari kelompok yang dulu bernama Dokuritsu Junbi Cosakai ini, memanfaatkan ketidakberdayaan Jepang setelah mereka menyerah tanpa syarat kepada Amerika, 9 Agustus 1945. Berlanjut oleh Ir. Soekarno saat itu, beliau kemudian menuliskan teks proklamasi yang dibuat di daerah Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Tak lama kemudian, pada 17 Agustus 1945 merdekalah Indonesia kita.

Sekarang Indonesia sudah merdeka. 67 tahun dari proklamir para elemen pejuang dan pemerintahannya. Tetapi mengapa kondisi sekarang ini seperti belum sepenuhnya merdeka? Yah bolehlah, jika ditilik dari berbagai kasus yang mendera negeri ini. Korupsi, Kemiskinan, Kecurangan, dan lain sebagainya memang boleh dijadikan alasan. Namun tentunya kita tidak ingin seperti ini terus-terusan dong. Kita ingin semua saudara-saudara kita sejahtera hingga menyeluruh, berkecukupan, dan tentunya, jujur dalam manajemen. Lihatlah berapa banyak pemimpin, politisi, anggota dewan, para petinggi dan pegawai negeri yang kini tak lagi jujur dalam mengatur keperluan negara? Sudah saatnya kita bangkit. Merdeka, artinya kebebasan yang hakiki. Tidak terbatas bagi kaum tertentu saja namun juga semua warga Indonesia berhak mendapat kemerdekaan itu.


2.    Setelah satu bulan perjuangan kita, kini tiba saatnya …

Naah, ini diaa. Dari euphoria HUT RI ke-67 tadi kita beralih ke semangat perayaan Idul Fitri 1433 Hijriyah, yang diperkirakan akan jatuh, besok Minggu!!!! Minal Aidin Walfaizin… Maafkan lahir dan Bathin. Serentak kalimat yang terpatri indah dalam satu makna tersebut diucapkan di seluruh lapisan masyarakat muslim Indonesia. Selamat Para Pemimpin… Rakyatnya Makmur terjamin #kayak lagu aja ya :p hehehehe.

By the way, sahabat blogger yang sudah atau sedang dalam on the way, pastinya tahu dong ‘ritual’ khusus yang hanya dimiliki di negeri kita yang baru saja 67 tahun merdeka ini, Indonesia? Yap betul banget sobat. Mudik!!!! Mudik sudah menjadi kramat tersendiri bagi tiga perempat masyarakat Indonesia dalam menghadapi setiap hari lebaran. Maka jangan heran, kenapa kok setiap mudik pasti selalu macet…? Karena memang pada pengen mudik. *ya iyalah in :p hehehehe

Idul Fitri, atau Aidil Fitri… mengartikan bahwa kita sudah mencapai dalam tahap kemenangan setelah puasa satu bulan penuh, saatnya kita kembali kepada hati yang fitri, bersih, dan tanpa dosa … seperti bayi yang baru lahir dari Rahim sang Ibu. Subahanallah ya. Bermaaf-maafan menjadi hal yang wajib dan lumrah dilakukan dalam pelaksanaan menyambut hari Kemenangan umat Islam ini.

Oleh karena itu, marilah kita saling bermaaf-maafan lahir dan batin kepada sesama kita selain agar tali silaturahmi tetap terjaga, agar kita bisa memaafkan segala kesalahan yang pernah diperbuat orang yang terdekat dengan kita. Setuju semua kan??? Setujuuu kakaaakkkk *eh

Kesimpulannya adalah, pada hari yang dibilang banyak orang sebagai hari kejepit ini marilah kita bersantai sejenak dari segala aktifitas yang ada dan merasakan indahnya ‘dua’ kemenangan yang terjadi dalam akhir minggu ini. Yap betul. Momentum yang jarang-jarang terjadi ini mari kita manfaatkan untuk berenung sejenak. Apa yang bisa kita lakukan untuk Negara kita tercinta ini? Ya tentu saja dengan belajar dan menggapai ilmu yang setinggi-tingginya. Kelak jika nanti kita sukses (Aminnnn), kita sudah mengharumkan nama bangsa lho. Betul sekali. Tak perlu harus bisa berprestasi ke luar negeri demi mengharumkan nama bangsa. Kita bisa berguna bagi nusa dan bangsa didalam sini saja itu sudah cukup. Karena Merdeka, itu milik kita. Milik kita semua. Merdeka !!!!  Juga, manfaatkan momentum ini untuk memaafkan kepada sesama dan kembali kepada hati yang jernih dan tanpa keruh. Karena Fitri, berarti bersih. Bersih dari segala dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat.

Duh capek ngetiknya :D . Langsung aku akhiri aja yah tulisan ini…
Menyambut hari raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, Penulis selaku Pemilik saham sekaligus pengisi blog ini kepada sahabat blogger yang ada disini dan setia dalam berkunjung ke blog ini …

1.   Aninda Naima,          dengan blog Rumah Pemimpi
2.   Ocha Rhoshandha,       dengan blog Cerita Ocha
3.   Annesya,               dengan blog When the Heart Chimes
4.   Chumhienk,             dengan blog Zona Button Chumhienk
5.   Cilembu Thea,          dengan blog Desa Cilembu
6.   Bung Penho,            dengan blog Lirik Kiri Kanan
7.   Zachflazz,             dengan blog Zachflazz
8.   Gia,                   dengan blog Gia's Words
9.   Madhek,                dengan blog Madhek Blog
10.   Asep Haryono,         dengan blog Asep Haryono’s Blog
11.   Ria Haya,             dengan blog Ria Haya Ndobos
12.   A. i. r,              dengan blog Secangkir Teh dan Sekerat Roti
13.   NF,                   dengan blog Welcome to My Zone
14.   Popi,                 dengan blog Cinta Damai
15.   Nina Amalia Riska,    dengan blog Nina Amalia’s Blog
16.   Rumah Blog Indonesia, dengan blog Rumah Blog Indonesia
17.   Covalimawati,         dengan blog Runaway Diary
18.   Tiesa,                dengan blog The Peculiar Ways
19.   Laini Laitu,          dengan blog Rumah Laini
20.   Ririe Khayan,         dengan blog Kidung Kinanthi
21.   Fitrah Istiqomah,     dengan blog Seperti Kupu-Kupu
22.   Tebak Ini Siapa       dengan blog Una Vida Escrita de La Una
22.   Seluruh Anggota Member Blogger se-Indonesia
23.   Seluruh Follower Blog ini, dan …
24.   Seluruh insan blogger tanpa terkecuali dan yang belum disebutkan namanya :D

Mengucapkan …

Selamat Hari Kemerdekaan HUT Republik Indonesia yang ke-67
17 Agustus 2012

dan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah
Minal Aidin Wal’faizin… Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Semoga seluruh amal ibadah kita diterima disisi-Nya dan segalanya dimaafkan baik maupun buruknya.




Abraham Yusuf Indrayana, dan keluarga ...

^_^