Jumat, 03 Agustus 2012

Persahabatan itu ‘masih ada’ ... #Part 1



Hampir genap dua tahun, aku masih memiliki keempat sahabat yang selalu dekat dengan aku. Berawal dari sebuah tugas kampus, kemudian kami menjalin tali persahabatan yang sangat erat hingga sekarang ini. Alhamdulillah, Tuhan telah mengikatkan kami berlima menjadi satu kesatuan sahabat, dulu dan mungkin akan jadi selamanya ...

Mengapa aku ingin menuliskan ini di dalam postingan? Aku ingin berbagi sebuah ‘rasa kehidupan’ yang indah bila kita sedang bersama sahabat-sahabat kita. Tapi tunggu dulu deh bentar, sebenernya apa sih arti sahabat menurut kamu?

Sahabat, menurut perspektifku pribadi, adalah seorang teman dimana sudah menjalani berbagai macam fundamental yang menerpa sehingga semakin mendekatkan si individu A dengan si individu B, C, D, E, dan seterusnya. Secara jenjang, tingkatan sahabat lebih tinggi ketimbang hanya teman dekat. Maka beruntunglah sahabat blogger yang memiliki sahabat yang cukup dekat. Ya tentu saja, teman dekat juga bisa dikatakan sebagai sahabat kecil. Karena, kita bisa menikmati rasa kehidupan yang indah bersama sahabat kita.

Bicara tentang sahabat, aku memiliki sahabat yang saat ini belum putus kontak antar satu sama lain. Diantara kami bernama Febriansyah Rahmat (Febri), Abraham Yusuf Indrayana (Aku sendiri), Firmansyah (Firman), Ade Indra Kusuma (Ade), dan Yakub. Jika disatuin, nama permanen dari kelompok kami adalah FAFAY. Hehehehe....

FAFAY, diambil dari inisial-inisial depan dari kami. FAFAY sendiri terbentuk atas dasar kesepakatan kami berlima saat pemutusan pembuatan kelompok tugas kampus disaat kami masih duduk di bangku semester 4. Aku ingat saat itu sedang ada tugas matakuliah Televisi Dokumenter, dengan tugas utama membuat film dokumenter, yang akhirnya disepakati mengambil take di daerah Lebak, Banten. Penggagasnya saat itu, si Firman dan Yakub. Sisanya hanya mengikuti ide saja termasuk aku pribadi. Hehe :D . Okee. Sekarang aku mau ‘mengungkit’ sedikit masalalu dari kisah kami berlima. Semoga jadi referensi bagi sahabat blogger semua betapa pentingnya menjaga persahabatan dengan siapa saja yang dekat dengan kita. Kalau ada yang memiliki kisah persahabatan juga, jangan sungkan berbagi di kotak komentar yaah :)


paling kiri : Yakub - Ade - Febri - (Penulis) - Firman . FAFAY


Dimulai dari sinilah awal persahabatan kami bermula. Sungguh menjadi bumbu tersendiri mengapa kami begitu kuat menjalin persahabatan hingga sekarang. Kesolidan. Yap... Kerja diantara kami begitu solid dan hampir minim konflik atau cekcok. Tapi bukan berarti gak ada sama sekali. Kerja yang masing-masing harus ditempuh pada tugas ini yaitu Febri sebagai Produser, Aku sebagai Editor dan Reporter, Firman sebagai Kamerawan, Ade sebagai Assisten Kamerawan dan Yakub sebagai Aku Naskah. Adapun teknik pembuatan film ini tentunya harus melalui tahap riset dulu, kemudian penyusunan treatmen, penentuan shot dan angle, shooting dan yang terakhir editing.

Tahap Riset. Belum banyak bicara diantara kami, tetapi dua dari teman kami sudah merencanakan lokasinya duluan. Kami semua sepakat mengambil lokasi dokumenter suku Baduy di kawasan Ciboleger, kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Lima jam perjalanan mewarnai rasa kantuk, haus, lapar, dan lelah selama perjalanan. Bahkan, si Febri sampai muntah dua kali oleh karena lika-liku perjalanannya yang berkelak-kelok. Haduuhhh..... kira-kira beginilah nasib yang diterima ketika ingin syuting jarak jauh.

Tahap Produksi. Sudah mulai berani berbicara cukup banyak hal diantara kami, terutama mengenai penyusunan treatmen untuk produksi kelak itu. Setelah sepakat akan treatmen yang dibuat berangkatlah kami kembali ke desa Ciboleger dalam untuk produksi. Jalanan yang super terjal dan panjangnya yang bisa mencapai 4 kilometer. Busyeettt...... menempuh waktu 2 jam kurang hanya ingin produksi film saja. Jalan kaki lagi!!!! Huffhh...... Maklum, itu bukan jalan raya.

Ada satu insiden yang paling aku ingat dan tak akan terlupakan. Oleh karena satu hal yang membuat si Yakub marah saat itu, Yakub yang rencananya ingin menghapus satu dari foto yang dinilai sangat jelek menurutnya malah terhapus semua!!!! Seketika aku pun kaget... ini ada apaaaaa???? Setelah aku, Febri dan Ade kroscek kembali, ternyata kesalahan memang ada pada Yakub kawan!!! Jadi ceritanya, si Yakub ingin menghapus salah satu foto usil yang sengaja diambil oleh Firman. Nah, karena ia tidak tahu bagaimana cara menghapusnya, ia malah menekan menu ‘Delete All’ dari kamera poket milik Ade itu. Yasudah... seketika .......... LENYAPLAH SEMUA. Foto-foto dengan gaya unik aku, harus hilang dan kami pun foto-foto lagi. Astagaaaaahhhh.................. bahkan sampai sekarangpun si Yakub masih merasa bersalah tuh sama si Ade. Hehehehe :D

Tahap Editing. Untuk editing sendiri, keempat sahabatku mempercayakan hasil jadi film ini kepada aku. Dibantu dengan susunan shot atau biasa disebut breakdownment dari kamerawan, aku mengerjakan editing dengan santang (santai tapi tegang) #jadi-santai-apa-tegang-sih-in??? :D . Mengapa kok ada tegangnya? Maklum FAFAY baru berdiri, jadi anak-anaknya pada susah diatur semua. Saat editing, yang paling berisik itu si Febri, Ade, sama si Yakub. Bahkan, aku sempat naik darah ketika mereka bertiga berisiknya udah kelewatan. “Wooiii .... Berisik !!!!” Upss.... keceplosan amarah.

Tapi untungnya teman-temanku ini saling mengerti satu sama lain. Tahu ada yang berisik, seketika diam... terus berisik lagi. Hahaha :D . Emang sih kita perlu tahu dulu karakter dari satu-satu dari teman kita. Makanya itu aku juga tak mau banyak berbicara dulu perihal lain diluar kampus.

Tahap Rendering.  Seperti aku pernah ceritakan di postingan sebelumnya Catatan Perjalananku di Usia 21, aku bisa butuh waktu lebih untuk rendering ini film. Ah yang bener iin.....??? ya gimana enggak... film limabelas menit doank bisa dirender sampai 4 jam. Aku tinggal aja komputer menyala dan aku kunci kamar dan tinggal kuliah. Seselesainya aku dari kuliah dan kembali dari kampus, renderan baru selesai. Halamaakkkk.........

Terakhir, presentasi. Dalam editing yang aku jabani aku sengaja menyisipkan bumbu ‘subtitling’ bahasa inggris di bawah layar guna gaya-gayaan. Hahahay.... sekelas dan satu ruangan mengangga. “lah kok bisa yaa.........” dalam hati aku berkata “ya iyalah bisa, orang cuma masukin titling doang,” Hehehehe :D



Sebelumnya dosen kami sempat menjanjikan pemenang dari tiap-tiap jobdess. Dan minggu depannya setelah kami presentasi, pengumuman dengan hasil kerja terbaik untuk kamerawan jatuh kepada Firman, dan kerja terbaik untuk editor jatuh pada aku!!!! Seketika itu aku gak nyangka, hasil kerja aku selama berhari-hari di depan komputer dan mantengin renderan yang kelarnya lama, berbuah hasil. Aku dapat cindramata kecil dari dosen aku berupa buku mini yang berjudul “SMS Rayuan Gombal” dengan tandatangan dari si dosen. Alhamdulillah, inilah yang aku sebut awal persahabatan kami bermula. Kemenangan dua diantara kami makin mempererat tali persahabatan kami. Bagaimana tidak... hasil yang dicapai sejauh itu bisa berbuah pada karya film yang maksimal.

Sejak saat itulah kami mulai menyandang nama kelompok sebagai kelompok ‘FAFAY’.

Kawan, mulailah menjalin persahabatan dari orang-orang terdekat kita atau siapa saja. Dan bagi yang sudah punya, jagalah sahabatmu baik-baik jangan sampai diantara kamu pecah. Sebenarnya sungguh indah persahabatan itu. Saat kita sudah mulai satu hati dan satu pikiran (dalam bahasa kita, se-ia se-kata), maka dari situlah hubungan yang lebih harmonis akan terjalin.

Mungkin dalam hal ini, aku dengan sahabat blogger semua. Kalian semua udah aku anggap seperti sahabat aku sendiri kok. So, let’s make a true friend from now  ^ ^


HETISS.... Tunggu dulu. Sebelum menutup postingan ini tak lupa aku mengingatkan kembali akan kegiatan ‘Giveaway’ yang sudah aku posting tiga hari yang lalu. Hmm.... aku yakin pasti ada yang berminat. Ya kan ya kan ya kan #pede-amat-loh-iin# :p Hahaha.

Nah, buat yang belum sempet nyimak bisa baca di postingan sebelum ini, gan. Tetapi, buat yang pengen langsung baca ‘giveaway’ apaan sih ini, berikut aku ringkes jadi di bawah ini yaa ...

1.     Aku telah mengadakan ‘Giveaway’ yaitu lomba membuat ide cerita yang nantinya akan aku buat sebuah buku.
2.     Tema cerita, pilih salah satu. Cinta atau Persahabatan.
3.    Tiga Ide cerita terbaik akan mendapatkan hadiah khusus dari aku dan hasil jadi buku yang aku kirimkan gratis.
4.     Ide cerita tidak perlu rumit, cukup yang mudah dimengerti saja.
5.     Bagi sahabat blogger yang hanya ingin men’catut namanya saja ke dalam daftar pemeran cerita di buku, bisa request di kotak komentar.
6.     Selengkapnya, baca di Persembahan Giveaway Sahabat Blogger
7.     Batas terakhir pengumpulan ide cerita hingga 04 September 2012. Posting ide cerita kalian dan sertakan link dan gambar ‘Persembahan (Giveaway) Menulis Buku Untuk Semua’.

Hehe. Nah, gak susah kan? Sekali lagi, ide cerita gak perlu rumit bin panjang. Yang penting, awal sampe akhir punye konflik dan nyambung. Tapi juga jangan pendek-pendek amat, tar ane suseh nilainye :D

Ditunggu karya terbaiknya yaa..... Wasalam  ^ ^

11 komentar:

  1. masih berkutat dengan kesibukan juga nih! rencana mo ikutan, tapi gak janji. entar kita liat aza nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha. Enggak apa-apa ko... Tidak memaksa, bagi yang mau saja :D Tapi, hadiahnya juga bagi yang mau saja loh. Hahaha ^ ^

      Hapus
  2. belum baca tuntas yang atas, tapi saya bisa kasih apresiasi. luar biasa cara kreatifnya itu, bikin buku. salut habis untuk mas Indra.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminn aminn. Semoga dimudahkan urusanku ya... ^ ^

      Hapus
  3. waah, luar biasaa.. pemuda2 yang berkumpul melahirkan karya.. PEMUDA PRODUKTIF..
    salam kenal.. salkomsel www.eljihadi.com

    BalasHapus
  4. maksudnya bikin cerita (mungkin semacam ringkasan ya?). Saya cari ide yang brilian dulu ya? hehe..
    btw, jurusan penyiaran sepertinya sekarang lagi booming ya? seiring dengan berjamurnya stasiun TV.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okee. Ditunggu karya terbaiknya ya ^ ^


      Iya mbak Popi... Broadcasting kini memang tengah mem-booming. Berminat juga kah??? Hehe

      Hapus
  5. Wah, lagi gak punya ide nih, soalnya kerjaan udah numpuk, gw jadi pembaca aja deh.

    BalasHapus
  6. wew, fotonya kuluu-kuluu...
    untuk saat ini, aku sulit menyebut kata sahabat karena saking banyaknya aku punya teman dekat baik cowok maupun cewek dan mustahil bagiku untuk menyebut mereka sahabat, karena menurutku lebih sulit mencari sahabat daripada cinta. Jadi, aku dipastikan akan geleng-gelen kepala kalo ditanya mengenai definisi sahabat

    BalasHapus