Senin, 06 Agustus 2012

Akhirnya, Tibalah ‘Hari Itu’ ...

Kartu Ucapan Selamat Ulang Tahun dari sahabat Taman Ceria Negeriku  ^ ^



Alhamdulillah ... Wasyukurillah ... Bersyukur Pada-Mu ya Allah. Engkau memberikanku umur yang panjang hingga hamba-Mu ini berdiri meng-injakkan kaki selama 22 tahun. Kini Hamba masih sehat walafiat, menjalani hidup yang penuh dengan liku-lika, duka-suka, dan susah-senang bersama teman-teman Hamba yang lain, termasuk salah satunya ini... berbagi bersama sahabat blogger se-Indonesia :)

Saat perayaan ulangtahun penulis bersama sahabat FAFAY, 6 Agustus lalu ...
Itulah sepatah kalimat rasa syukur aku kepada sang pencipta kita Tuhan YME hari ini, tepat tertanggal 6 Agustus 2012. Yap, di tanggal inilah, aku berulang tahun dan sekaligus menjadi pengingat bahwa aku mulai lahir di dunia pada tanggal ini 22 tahun silam. Apa yang bisa diucapkan oleh aku, hanyalah rasa terimakasih yang sangat mendalam kepada seluruh teman-teman aku, saudara aku, dan semuanya yang dekat dengan aku. Nothing word to say except a thanks words...



Selintas mengenai hari lahir, kita semua pasti sangat menanti tanggal dimana kapan kita dilahirkan, bukan? Yap betul. Dengan lewatnya beragam masa yang telah kita lalui dulu, kini umur kita semakin bertambah. Yang dulunya muda, sekarang jadi tua. Yang sekarang tua, jadi tambah tua. Hehehehe :D

Lalu ... cerita apalagi yah??? Oh yaa ... pada postingan sebelum ini di akhir bulan Juli yang berjudul Catatan Perjalananku di Usia 21, aku sudah cukup banyak menceritakan banyak hal semasa usia 21 kan? Nah, kali ini aku mau share sedikit apa yang akan jadi “my next wishes” yah. Yah barangkali ada sahabat blogger yang mau ngebantu *plak* :D

1.            Jadi orang sukses (Pastinya) ^ ^
2.            Bisa bahagiakan orangtua dengan hasil keringat sendiri
3.            Bisa kerja di Media
4.            Bisa jadi aku yang terkenal
5.            Bisa bersedekah kepada sesama yang membutuhkan

Semuanya... Amminn. Dan masing-masing sudah ada jembatannya, insya Allah. Mudah-mudahan point 1 – 3 bisa aku raih saat aku tes pekerjaan di sebuah media majalah di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, jum’at lalu. Untuk point ke-4, aku selalu mempersiapkan wadah khusus bagi aku untuk menuliskan segala sesuatunya, yaitu blog ini *emangnya-apalagi-in???* :D . Nah untuk point ke-5, sudah aku lakukan dengan mengadakan giveaway kepada sahabat blogger semua. Yah, tinggal nungguin aja dan berapa terkumpulnya :D

Tidak akan ada perayaan khusus teruntuk aku karena keluarga yang masing-masing bisa dibilang cukup berjauhan, dan hari minggu depan yang seharusnya jadi tanggal perayaan aku, harus aku ikhlaskan untuk membatalkan perayaan itu karena di tanggal 12 mendatang aku akan berbuka puasa bersama anak-anak Taman Ceria Negeriku. Ditambah lagi, ucapan selamat melalui facebook udah gak sebanyak dulu lagi. Jadi, untuk tahun ini ... ucapan selamat dari sahabat blogger saja aku udah seneng banget kok. Hehehehe..........

Lebih lanjut kedepan, aku akan lebih banyak berbagi ilmu kepada sahabat blogger semua. Karena aku ingin follower blog aku semakin bertambah. Jadi, mulailah untuk berbagi hal yang lebih banyak bermanfaat aja deh. Hehehe.... Bahkan aku pun udah menghafal siapa-siapa saja yang sering comment di blog aku ini. Hahaha :D

Tak banyak berkata-kata, aku berharap kehidupan akan berubah dari tahun sebelumnya. Lebih baik, lebih bijak, lebih berwibawa, lebih membawa dampak manfaat, lebih banyak temen, lebih sejahtera, lebih umurnya, lebih sukses, dan lebih diberi kesehatannya. Aminn.... Seperti pula pada foto diatas, aku terus berharap akan terjaga tali pertemanan dan persaudaraan kepada kita semua. Sahabat-sahabat FAFAY kuu, sahabat-sahabat blogger, sahabat kampusku, dan sahabat lain sebagainya. Hehe... Tak lupa dan tak henti-hentinya aku ucapkan terima kasih kepada sahabat blogger semua yang telah setia menemani aku dengan following dan commentingnya selama aku di ujung umur 21 hingga sekarang.

 

Akhir kata, aku akan terus berharap ...


WISH ME ALL THE BEST. NOW, LATER, AND FOREVER  ^ ^


Minggu, 05 Agustus 2012

Perbedaan itu menyenangkan ....


ragam agama dalam satu kehidupan  --  illustrasi

Assalammu’alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh... Salam inspirasi bagi kita semua! Menjelang H-1 hari kelahiran aku, alangkah baiknya jika aku berbagi sedikit mengenai artikel yang satu ini. Ini artikel yang sangat bermanfaat (insya Allah) bagi kita semua, dan semoga menjadi referensi bagi kita semua dikemudian hari. Memangnya artikel apa sih yang pengen lu bagi, In? Hehe ... mau tahu banget yah??? Gampang ... Fulusnya dulu *plak* :D

Wah, kenapa aku katakan “salam inspirasi” pada kalimat pembuka setelah salam tadi?? Gak biasanya... Ya iyalah, orang baru pertama kali ini *merenggus*...... Hahaha. Yah, setelah aku siap untuk berkecimpung di dunia tulis-menulis macam blogging seperti ini, aku dapat banyak sekali realita unik yang kiranya bisa jadi pembelajaran hidup. Hampir di setiap suka dan duka aku tuangkan dalam tulisan di blog ini, gak Cuma sekedar berbagi namun juga jadi ajang curahan hati yang memang aku tak tahu harus berkata lagi kepada siapa. Yang artinya, beberapa rangkaian hidup kini aku coba jadikan sebuah inspirasi betapa hidup penuh dengan heterogensi (bermacam-macam) dimana itulah yang membawa keindahan tersendiri dalam hidup.

Baiklah. Aku rasa udah terlalu panjang juga ngomongnya :D . Sekarang aku mau coba share sedikit tentang “Perbedaan”. Hahaayyooo.... Siapa yang bisa menebak-nebak disini apa kaitannya perbedaan dengan inspirasi?? Apa sih yang menjadi titik pandang dari Perbedaan itu dalam tulisan ini?? Bentar-bentar dulu. Perbedaan disini dalam artian cukup luas, namun aku coba kerucutkan menjadi satu sudut pandang aja ya.

Note  :   Bagi sebagian individu yang agak kurang berkenan membaca postingan ini, diharap untuk menanggalkan pembacaan tulisan aku ini. Apabila kemudian ditemukan ‘comment’ yang mengandung unsur memecah belah antarumat manusia, atau komentar yang bernada negatif, dalam waktu sekejap akan AKU HAPUS. Jadi aku harap, semuanya dapat saling menghargai yaa. Ingatlah perbedaan itu indah ...... ^_^

Loh kenapa begitu In? Betul sekali. Saat ini banyak sekali masalah umum yang selalu ‘mendilema’ dalam setiap perbedaan kehidupan antarumat beragama. Tetapi, jika kita bisa merasakan bagaimana indahnya perbedaan sebenarnya itu jadi sangat menyejukkan hati lho. Ya betul... Perbedaan setiap keyakinan dapat menimbulkan rasa harmonisasi yang dalam ketimbang persamaan dalam keyakinan itu sendiri.

Sekedar Intermezzo saja. Aku kembali teringat oleh sebuah postingan yang dirilis oleh blogger yang juga jadi penggemar aku, Ocha Rhoshandha dengan blognya Cerita Ocha. Dalam postingannya yang berjudul Fabolous Euodea, diceritakan bahwa keluarga Eudoea yang sangat toleransi terhadap umat Muslim yang tengah menjalani puasa, menyuguhkan banyak takjil untuk berbuka Ocha dan kawan-kawannya. Bahkan keluarganya sudah menyediakan tempat untuk sholat maghrib kepada mereka!!!! Iya ya... Dikatakan disitu, perbedaan agama bukanlah jadi masalah. Malah kita cenderung akrab dengan mereka dan mereka juga asyik dengan kami yang bertindak netral. Nah itu hanyalah salah satu contoh betapa perbedaan agama sesungguhnya bukan tentangan bagi kaum yang berlawanan.

Tahu gak sih kenapa aku ingin sekali menuliskan postingan ini?? Aku begitu bahagia ketika aku diajak berbuka bersama teman-teman pengajar Kolong Jembatan Tomang ‘Taman Ceria Negeriku’ petang tadi, sebelum aku rilis postingan ini. Yang beda adalah, ketika aku hanya satu-satunya umat Islam disitu, dan sisanya Kristen semua. Tetapi malah temanku yang beragama Kristen Katolik itu mengajak aku untuk berbuka puasa bersama, walaupun mereka memang tidak berpuasa!!! Subhanallah ... Adem banget terasa, ketika agama lain begitu menghormati agama kita dengan mengikuti cara kita dengan sepenuh hati!!!


empat sudut agama  -  by : arbamakmur

Tak biasa. Dua kata itulah yang aku harus katakan. Ketika aku hanya sering berkumpul bukber dengan orang islam yang menjalankan puasa , tadi malam berbuka bersama orang kristiani. Bahkan aku dipersilakan untuk sholat didalam ruangan yang seperti aku bilang, isinya orang kristen semua. Dalam hal ini, aku kembali merasakan betapa indahnya perbedaan jika kita bisa saling melengkapi, netral, dan toleransi. Karena dalam Taman Ceria Negeriku, agama itu seakan seperti jadi satu. Mau dia Buddha atau dia agama Katolik tetap kami mempunyai janji setia sebagai anggota kelompok yang tentunya harus saling melengkapi.

Lainnya lagi, ketika ‘ia’ telah terbiasa mengucap kalimat yang seharusnya umat Islam ucap ketika ia sedang berusaha keras, namun ‘ia’ tetap pada pendiriannya dalam keyakinan agama Kristen. Dan, ‘ia’ juga tak ragu dalam mengucap ucapan selamat kepada umat agama lain ketika agama lain merayakan hari kemenangannya. Frankie Wijaya, begitulah sebutan dari kata ‘ia’ tersebut, yang juga adalah sahabat aku di TCN. Ada satu teguh yang akan selalu aku ingat ketika aku berbincang-bincang bersama Frankie di Mall Taman Anggrek, Tomang, Jakarta Barat, tadi malam.

“Bagaimanapun kita melakukan sesuatu yang kita yakini didepan orang yang tidak berkeyakinan dengan kita, saya yakin 100% orang yang lain keyakinan itu tidak akan tipis imannya. Mereka akan tetap berpegang teguh pada keyakinannya meskipun kita didepannya terus melakukan hal yang mereka yakini itu benar”

Maksudnya begini. Ketika ada seorang umat, sedang bercerita banyak mengenai agama mereka... sedangkan itu dihadapan kita—yang notabenenya beragama lain. Aku yakin kita tidak akan gampang atau tidak mungkin terbuai dalam perkataannya dan kemudian mengikuti agama mereka. Selama kita yakin keyakinan kita disini, kita tidak perlu takut akan hal-hal negatif yang terjadi.  Begitu loh maksudnya. Cukup mudah dipahami maknanya kan ...

Jadi, apa kesimpulannya In? Secara pasti umat di negeri ini memiliki perbedaan keyakinan kepada Tuhannya. Tetapi alangkah baiknya bila kita menghentikan segala perseteruan yang terjadi hanya karena kita berbeda agama. Cobalah kalau kita amati kasus umat islam Rohingya yang sedang booming terjadi ini, dan juga beragam kasus black-campaign (kampanye-hitam) yang marak saat pemilihan Pemilukada. Ooh ayolah wahai umat manusia, semua saudara-saudaraku... marilah kita memandang perbedaan sebagai hal yang indah dan bahkan dapat mempersatukan kita. Beda agama itu harmoni ... damai ... dan menyenangkan, dirasa...



Marilah kita bersatu demi kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sahabat blogger. Cintailah sesama kita umat Tuhan, karena pada dasarnya kita adalah satu, yaitu Satu kesatuan.




Sekali lagi, perbedaan itu menyenangkan ... menyenangkan itu damai ... dan damai itu indah  ^ ^

Jumat, 03 Agustus 2012

Persahabatan itu ‘masih ada’ ... #Part 1



Hampir genap dua tahun, aku masih memiliki keempat sahabat yang selalu dekat dengan aku. Berawal dari sebuah tugas kampus, kemudian kami menjalin tali persahabatan yang sangat erat hingga sekarang ini. Alhamdulillah, Tuhan telah mengikatkan kami berlima menjadi satu kesatuan sahabat, dulu dan mungkin akan jadi selamanya ...

Mengapa aku ingin menuliskan ini di dalam postingan? Aku ingin berbagi sebuah ‘rasa kehidupan’ yang indah bila kita sedang bersama sahabat-sahabat kita. Tapi tunggu dulu deh bentar, sebenernya apa sih arti sahabat menurut kamu?

Sahabat, menurut perspektifku pribadi, adalah seorang teman dimana sudah menjalani berbagai macam fundamental yang menerpa sehingga semakin mendekatkan si individu A dengan si individu B, C, D, E, dan seterusnya. Secara jenjang, tingkatan sahabat lebih tinggi ketimbang hanya teman dekat. Maka beruntunglah sahabat blogger yang memiliki sahabat yang cukup dekat. Ya tentu saja, teman dekat juga bisa dikatakan sebagai sahabat kecil. Karena, kita bisa menikmati rasa kehidupan yang indah bersama sahabat kita.

Bicara tentang sahabat, aku memiliki sahabat yang saat ini belum putus kontak antar satu sama lain. Diantara kami bernama Febriansyah Rahmat (Febri), Abraham Yusuf Indrayana (Aku sendiri), Firmansyah (Firman), Ade Indra Kusuma (Ade), dan Yakub. Jika disatuin, nama permanen dari kelompok kami adalah FAFAY. Hehehehe....

FAFAY, diambil dari inisial-inisial depan dari kami. FAFAY sendiri terbentuk atas dasar kesepakatan kami berlima saat pemutusan pembuatan kelompok tugas kampus disaat kami masih duduk di bangku semester 4. Aku ingat saat itu sedang ada tugas matakuliah Televisi Dokumenter, dengan tugas utama membuat film dokumenter, yang akhirnya disepakati mengambil take di daerah Lebak, Banten. Penggagasnya saat itu, si Firman dan Yakub. Sisanya hanya mengikuti ide saja termasuk aku pribadi. Hehe :D . Okee. Sekarang aku mau ‘mengungkit’ sedikit masalalu dari kisah kami berlima. Semoga jadi referensi bagi sahabat blogger semua betapa pentingnya menjaga persahabatan dengan siapa saja yang dekat dengan kita. Kalau ada yang memiliki kisah persahabatan juga, jangan sungkan berbagi di kotak komentar yaah :)


paling kiri : Yakub - Ade - Febri - (Penulis) - Firman . FAFAY


Dimulai dari sinilah awal persahabatan kami bermula. Sungguh menjadi bumbu tersendiri mengapa kami begitu kuat menjalin persahabatan hingga sekarang. Kesolidan. Yap... Kerja diantara kami begitu solid dan hampir minim konflik atau cekcok. Tapi bukan berarti gak ada sama sekali. Kerja yang masing-masing harus ditempuh pada tugas ini yaitu Febri sebagai Produser, Aku sebagai Editor dan Reporter, Firman sebagai Kamerawan, Ade sebagai Assisten Kamerawan dan Yakub sebagai Aku Naskah. Adapun teknik pembuatan film ini tentunya harus melalui tahap riset dulu, kemudian penyusunan treatmen, penentuan shot dan angle, shooting dan yang terakhir editing.

Tahap Riset. Belum banyak bicara diantara kami, tetapi dua dari teman kami sudah merencanakan lokasinya duluan. Kami semua sepakat mengambil lokasi dokumenter suku Baduy di kawasan Ciboleger, kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Lima jam perjalanan mewarnai rasa kantuk, haus, lapar, dan lelah selama perjalanan. Bahkan, si Febri sampai muntah dua kali oleh karena lika-liku perjalanannya yang berkelak-kelok. Haduuhhh..... kira-kira beginilah nasib yang diterima ketika ingin syuting jarak jauh.

Tahap Produksi. Sudah mulai berani berbicara cukup banyak hal diantara kami, terutama mengenai penyusunan treatmen untuk produksi kelak itu. Setelah sepakat akan treatmen yang dibuat berangkatlah kami kembali ke desa Ciboleger dalam untuk produksi. Jalanan yang super terjal dan panjangnya yang bisa mencapai 4 kilometer. Busyeettt...... menempuh waktu 2 jam kurang hanya ingin produksi film saja. Jalan kaki lagi!!!! Huffhh...... Maklum, itu bukan jalan raya.

Ada satu insiden yang paling aku ingat dan tak akan terlupakan. Oleh karena satu hal yang membuat si Yakub marah saat itu, Yakub yang rencananya ingin menghapus satu dari foto yang dinilai sangat jelek menurutnya malah terhapus semua!!!! Seketika aku pun kaget... ini ada apaaaaa???? Setelah aku, Febri dan Ade kroscek kembali, ternyata kesalahan memang ada pada Yakub kawan!!! Jadi ceritanya, si Yakub ingin menghapus salah satu foto usil yang sengaja diambil oleh Firman. Nah, karena ia tidak tahu bagaimana cara menghapusnya, ia malah menekan menu ‘Delete All’ dari kamera poket milik Ade itu. Yasudah... seketika .......... LENYAPLAH SEMUA. Foto-foto dengan gaya unik aku, harus hilang dan kami pun foto-foto lagi. Astagaaaaahhhh.................. bahkan sampai sekarangpun si Yakub masih merasa bersalah tuh sama si Ade. Hehehehe :D

Tahap Editing. Untuk editing sendiri, keempat sahabatku mempercayakan hasil jadi film ini kepada aku. Dibantu dengan susunan shot atau biasa disebut breakdownment dari kamerawan, aku mengerjakan editing dengan santang (santai tapi tegang) #jadi-santai-apa-tegang-sih-in??? :D . Mengapa kok ada tegangnya? Maklum FAFAY baru berdiri, jadi anak-anaknya pada susah diatur semua. Saat editing, yang paling berisik itu si Febri, Ade, sama si Yakub. Bahkan, aku sempat naik darah ketika mereka bertiga berisiknya udah kelewatan. “Wooiii .... Berisik !!!!” Upss.... keceplosan amarah.

Tapi untungnya teman-temanku ini saling mengerti satu sama lain. Tahu ada yang berisik, seketika diam... terus berisik lagi. Hahaha :D . Emang sih kita perlu tahu dulu karakter dari satu-satu dari teman kita. Makanya itu aku juga tak mau banyak berbicara dulu perihal lain diluar kampus.

Tahap Rendering.  Seperti aku pernah ceritakan di postingan sebelumnya Catatan Perjalananku di Usia 21, aku bisa butuh waktu lebih untuk rendering ini film. Ah yang bener iin.....??? ya gimana enggak... film limabelas menit doank bisa dirender sampai 4 jam. Aku tinggal aja komputer menyala dan aku kunci kamar dan tinggal kuliah. Seselesainya aku dari kuliah dan kembali dari kampus, renderan baru selesai. Halamaakkkk.........

Terakhir, presentasi. Dalam editing yang aku jabani aku sengaja menyisipkan bumbu ‘subtitling’ bahasa inggris di bawah layar guna gaya-gayaan. Hahahay.... sekelas dan satu ruangan mengangga. “lah kok bisa yaa.........” dalam hati aku berkata “ya iyalah bisa, orang cuma masukin titling doang,” Hehehehe :D



Sebelumnya dosen kami sempat menjanjikan pemenang dari tiap-tiap jobdess. Dan minggu depannya setelah kami presentasi, pengumuman dengan hasil kerja terbaik untuk kamerawan jatuh kepada Firman, dan kerja terbaik untuk editor jatuh pada aku!!!! Seketika itu aku gak nyangka, hasil kerja aku selama berhari-hari di depan komputer dan mantengin renderan yang kelarnya lama, berbuah hasil. Aku dapat cindramata kecil dari dosen aku berupa buku mini yang berjudul “SMS Rayuan Gombal” dengan tandatangan dari si dosen. Alhamdulillah, inilah yang aku sebut awal persahabatan kami bermula. Kemenangan dua diantara kami makin mempererat tali persahabatan kami. Bagaimana tidak... hasil yang dicapai sejauh itu bisa berbuah pada karya film yang maksimal.

Sejak saat itulah kami mulai menyandang nama kelompok sebagai kelompok ‘FAFAY’.

Kawan, mulailah menjalin persahabatan dari orang-orang terdekat kita atau siapa saja. Dan bagi yang sudah punya, jagalah sahabatmu baik-baik jangan sampai diantara kamu pecah. Sebenarnya sungguh indah persahabatan itu. Saat kita sudah mulai satu hati dan satu pikiran (dalam bahasa kita, se-ia se-kata), maka dari situlah hubungan yang lebih harmonis akan terjalin.

Mungkin dalam hal ini, aku dengan sahabat blogger semua. Kalian semua udah aku anggap seperti sahabat aku sendiri kok. So, let’s make a true friend from now  ^ ^


HETISS.... Tunggu dulu. Sebelum menutup postingan ini tak lupa aku mengingatkan kembali akan kegiatan ‘Giveaway’ yang sudah aku posting tiga hari yang lalu. Hmm.... aku yakin pasti ada yang berminat. Ya kan ya kan ya kan #pede-amat-loh-iin# :p Hahaha.

Nah, buat yang belum sempet nyimak bisa baca di postingan sebelum ini, gan. Tetapi, buat yang pengen langsung baca ‘giveaway’ apaan sih ini, berikut aku ringkes jadi di bawah ini yaa ...

1.     Aku telah mengadakan ‘Giveaway’ yaitu lomba membuat ide cerita yang nantinya akan aku buat sebuah buku.
2.     Tema cerita, pilih salah satu. Cinta atau Persahabatan.
3.    Tiga Ide cerita terbaik akan mendapatkan hadiah khusus dari aku dan hasil jadi buku yang aku kirimkan gratis.
4.     Ide cerita tidak perlu rumit, cukup yang mudah dimengerti saja.
5.     Bagi sahabat blogger yang hanya ingin men’catut namanya saja ke dalam daftar pemeran cerita di buku, bisa request di kotak komentar.
6.     Selengkapnya, baca di Persembahan Giveaway Sahabat Blogger
7.     Batas terakhir pengumpulan ide cerita hingga 04 September 2012. Posting ide cerita kalian dan sertakan link dan gambar ‘Persembahan (Giveaway) Menulis Buku Untuk Semua’.

Hehe. Nah, gak susah kan? Sekali lagi, ide cerita gak perlu rumit bin panjang. Yang penting, awal sampe akhir punye konflik dan nyambung. Tapi juga jangan pendek-pendek amat, tar ane suseh nilainye :D

Ditunggu karya terbaiknya yaa..... Wasalam  ^ ^

Minggu, 29 Juli 2012

Catatan Perjalananku di usia 21



Sahabat blogger... Pernahkah kita merasakan segala sesuatunya dengan baik maupun dengan mengecewakan teman-teman kita yang lain? Sudahkah kita melakukan pencapaian yang mumpuni semasa kita merayakan ulang tahun sebelumnya (diawal pergantian usia)?? Aku yakin, ada banyak alias segudang harapan dan keinginan yang sahabat blogger miliki di awal pergantian usia sahabat semua. Tapi kira-kira sudah ada yang terpenuhi belum yaa??

Hmm... Memang untuk mengevaluasi intensitas keberhasilan diri kita perlu membongkar kembali ingatan-ingatan kita apakah ada yang membanggakan atau justru malah menggagalkan bagi kita. Semisalnya, awal tahun lalu kita pernah bermimpi dan berharap, dalam waktu dekat aku akan meraih juara kelas!!! Tetapi pada kenyataannya aku hanya meraih juara I Harapan dari keenam kategori pemenang dari sepersekian kelompok lomba. Bilapun demikian, sebenarnya kita tidak gagal. Hanya kita mendapatkan apa yang Tuhan kehendaki. Betul bukan sahabatku??

Perlu dimaklumi bahwa sebesar apapun rencana besar kita, hanya Allah yang menentukan. Kita hanya bisa berbahasa yunani “Ora Et Labora” sambil menerapkannya pada diri kita. Setuju gak semua!!! Nah, sedikit sharing nih, aku akan coba untuk ‘me-rekap’ semua catatan perjalanan aku dari awal Agustus lalu hingga akhir bulan Juli ini. Sembari tutup bulan, sekaligus akan jadi penutup postingan aku untuk bulan Juli ini dan mulai postingan baru di awal Agustus esok.

Kita mulai dari yang paling dekat dulu. Blogging. Pada awalnya aku sempat bergonta-ganti nama blog, berikut kontennya dan desainnya, tapi kemudian aku hapus lagi karena aku anggap blog-blog tersebut, GAGAL... Gan :D . Hampir sekitar 10 kali aku buat dan hapus lagi karena aku menganggap blog lama aku tidak ada yang melihat alias ‘blong-follower’. Huhuhuuu... Memang, untuk kita belajar menulis perlu adanya wadah pribadi yang bisa kita jadikan tempat belajar menulis, yaitu blog. Tapi entah mengapa aku saat itu kerap kali bergonta-ganti blog oleh karena masalah yang saat itu aku belum tahu jawabnya, yaitu ingin dikomen oleh banyak orang.


Sebenarnya peristiwa menyelekit tersebut sudah lama terjadi, dan mulai membesar kembali pada bulan September 2011 dan berlanjut hingga akhir April 2012. Lalu pada akhirnya salah satu teman saya memberikan ‘tips’ jitu kepada saya perihal menambah follower dan memperramai tanggapan alias komen di akhir bulan Mei 2012 (ada di postingan aku Sharing itu penting, ternyata). Dan hasilnya manjur tenan !!!! Dalam hitungan bulan hingga aku menyelesaikan postingan ini, terhitung ada 23 follower blog aku, 206 komen terpublis, 1276 total pageview dan pernah masuk ke daftar 10 tertinggi mesin pencari google SERP. Aku harus katakan ‘Alhamdulillah’ untuk ini dan harus lebih berkembang lagi kedepannya. Harapan pertama aku, terwujud.

Yang kedua, harapan bisa bekerja di kantor. Walaupun kedua orangtuaku tidak sepenuhnya mengizinkan aku untuk mengambil pekerjaan namun itu menjadi salah satu harapan aku saat perayaan ulang tahun aku Agustus 2011 lalu. Aku merasakan bagaimana susahnya mencari pekerjaan saat itu. Panas-panasan, kemondar-kemandir, cetak sana cetak sini... beuuh!!! Istighfar tingkat dewa pokoknya deh. Belum lagi jika ada yang tidak cocok dengan kriteria aku mengenai pembagian waktu yang kerap kali tidak cocok alias berbenturan dengan satu atau dua hal, misalnya kegiatan LPM atau yang lainnya.

Namun demikian kata ‘Alhamdulillah’ perlu aku kembali ucapkan disini. Aku dapat kesempatan kontrak mengajar mata kuliah Teknik Editing Film dan Teknik Desain Grafis Photoshop dan 3Ds Max di sebuah kampus di Salemba, Jakarta Pusat. Walaupun hanya satu semester saja, aku dapat banyak ilmu dan pengalaman selama bekerja di tempat tersebut. Mungkin bagi sahabat blogger yang ingin aku men’sharing artikel sekitar desain dan editing film, silakan request di kotak komentar yaah. Hehehehe :D (ngitung-ngitung meningkatkan rating di blog ini, hihihihi *ups*). Harapan kedua aku, terwujud.

Yang ketiga, punya pacar yang setia. Awal Agustus lalu aku tak pernah melepas do’a yang satu ini. Hampir setiap bulan aku mencoba satu atau dua hal perihal pencapaian keinginan ini, dan ternyuataaaaa............ ***deng dereng deng deng*** ................................... ada sih, cuman gak sampai lama. Yaaaahhhhhh *penonton kecewa*

Sahabat blogger masih ingat dengan postingan aku yang berjudul Kisahku Dengannya dan Kisahku Dengannya part 2? Itulah rekap kecil dari sepersekian pencapaian aku perihal tentang cinta. Jadi kesimpulannya apa In??? Kesimpulannya .... Harapan ketiga aku, gagal.

Terakhir, aku mau berbagi cerita nih mengenai perjalanan panjang aku menghadapi sidang Tugas Akhir di kampus aku. Saat itu aku bertindak sebagai editor film. Dimulai dari awal bulan maret 2011 hingga Desember 2011 sebelum akhirnya aku diwisuda, kerja seorang editor film bisa dibilang pekerjaan yang lumayan mudah namun sulit di penerapannya. Tiba-tiba aku teringat sebuah cerita yang datang dari sahabat blogger kita yang bernama Ocha Rhoshandha dengan blognya Cerita Ocha. Saat itu ia pernah menulis sebuah postingan yang berjudul Project Film Kelar. Aku membaca postingan ala Ocha dan ia menjabarkan secara rinci keluh kesahnya perihal capeknya editing video.

Yap. Kalau Ocha bisa me-render film singkat tersebut hingga 8 jam lamanya, aku bisa 12 jam lebih. Bayangkan film 30 menit, berisi potongan video pecah-pecah yang harus disatukan demi estetika khas dari video kelompok aku, harus dirender dengan waktu yang lama seperti itu. Belum lagi jika aku berhadapan dengan dosen pembimbing aku, film yang sudah dirender harus dirombak lagi sesuai keinginnya. Wualaaahhhhduuuhhhh............... Edit ulang pastinya render ulang lagi. Dan kalau mau ditotal-total, aku bisa bertahan di rumah teman aku hingga satu minggu lamanya hanya menyelesaikan proses pasca-produksi ini.

Banner Wallpaper Program Tugas Akhir hasil editan penulis 'Jalan Nikmat'


Setelah sukses editing video yang bisa bikin aku teler bin kebelinger karena terus-terusan menghadap monitor komputer, akhirnya aku diwisuda pada bulan Desember 2011. Perjuangan aku untuk segera lulus dan menyandang gelar sebagai Abraham Yusuf Indrayana, A. Md , berhasil aku tempuh. Harapan keempat aku, terwujud.



Yah itulah segelintir cerita dari aku perihal rekap perjalanan hidup aku selama penuh umur 21 ini. Harapan aku kedepan, mungkin akan aku jabarin di postingan selanjutnya yak. Hehehe .... Tapi yang pasti, bisa lebih baik dari yang lalu. Aku senang bisa berkarya dan berekspresi selama aku berumur 21. Aku bisa memperbanyak teman, sahabat, dan yang terakhir... nambah kawan-kawan baru di dunia maya. Hehehe ...... Ada Aninda Naima, Annesya, Chumhienk, Cilembu, Ocha Rhoshandha, Nina Amalia, Tiesa, Ria, dan sahabat blogger lain yang sering mampir ke blog ini. Aku merasa semakin dekat dengan kalian karena kita sering banget nge-blogwalking, komen di sana-sini, sehingga sangat menjalin tali persahabatan antara kita semua, walaupun dalam dunia maya tapi suatu saat jika Tuhan menghendaki kita semua pasti bisa bertemu kok :)

Akhir kalimat, sambil menutup umur aku yang ke 21, aku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat blogger yang setia untuk mampir di blog ini. Aku akan setia mendengarkan request-request dari sahabat blogger semua demi kemajuan blog aku ini. Yap, meskipun ulang tahun aku masih di awal Agustus mendatang namun aku sudah bisa merasakan apa itu yang disebut ‘pencapaian’. Terkadang memang dalam sebuah rencana itu ada keberhasilan ada pula kegagalan. Tinggal gimana kita menyikapinya aja, apakah ingin tetap lanjut atau menyerah sampai disini saja.

Sahabat blogger ... jadilah teman bagi kita semua. . .  ^ ^

Kamis, 26 Juli 2012

A Love, Me, and the Life (Menilai Cinta dalam Kehidupan)


Ketika kita merenung sejenak oleh seuntai kalimat cinta yang kian membelenggu dalam kehidupan ini, sekejap kita pun merasakan... betapa indahnya cinta yang kita miliki. Banyak sekali yang dapat kita presentasikan mengenai halnya cinta kepada beragam tujuan. Misalnya kepada Allah, kedua orang tua kita, kepada nenek/kakek kita, kepada saudara sepupu atau sekandung kita, kepada suami/istri kita (Heittts.... Gue Belom Punya Loh Yaaa :P), ataupun kepada pacar kita. Semuanya pasti diikatkan dengan satu kata ‘cinta’, betul kan sahabat blogger?

Harus diakui bahwa Cinta bener-bener bisa membawa kita seakan terbang menuju surga ala dunia. Sangking bahagianya terkadang kita sampai dibutakan oleh cinta (bagi yang memiliki perasaan berlebih). Semisal contoh, pasangan yang terlalu cemburu dan akhirnya berbuat kriminal, pasangan yang terlalu protektif, dan lain sebagainya. Yah, mudah-mudahan kita tidak termasuk yang dikategori seperti itu yah, sahabat blogger. Amminn ^ ^

Disini, aku mau share sejenak mengenai peranan cinta dalam kehidupan kita. Katakanlah sepasang kekasih yang sesaat lagi akan menuju ke pelaminan, tentunya mereka sudah melewati proses yang namanya proses mencintai dan dicintai. Cinta itu ibarat sebuah bangunan. Susah payah dibangun demi menjadikan rumah, bila dirawat bersama tentu akan awet. Sebaliknya bila sedikit saja kita mainin api, maka bisa hanguslah bangunan yang sudah susah payah dibuat itu. Bener oraa :D

Sri Hastuti Handayani, atau selanjutnya kita sapa saja “Achie”, sahabat aku sejak satu setengah tahun lalu menjabarkan secara simpel namun gamblang di akun twitternya, sesaat sebelum aku menuliskan artikel ini. Terinspirasi dari apa yang di-tweetkan Achie, maka aku pun memberanikan diri untuk memposting artikel ini.

-   Jika “cinta” diibaratkan sebuah musim, kalau dibahasa Indonesia musim itu menunjukkan keterangan waktu, maka dari itu bukan tentang seberapa kuat ia bertahan dalam setiap musimnya. Tetapi tentang seberapa kuat dia, untuk mampu menjalani cinta disetiap musimnya
-   “Cinta” adalah sebuah karunia yang paling berharga yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa . Tanpa cinta, kita takkan hadir di dunia ini.
-   “Cinta” itu laksana embun pagi, memancarkan kedamaian yang menyejukkan hati
-   “Cinta”, adalah salah satu alasan untuk kita tersenyum
-   “Cinta” adalah satu kata yang dapat menjadi alasan mengapa kita mudah memaafkan seseorang, terutama kepada orang yang kita cintai



Dan bila aku harus ikut berargumen, bilamana kekuatan cinta tak dilandasi dengan rasa saling percaya, maka sedikit demi sedikit pasti akan rapuh juga cinta itu. Pengalaman pribadi aku ketika aku pernah berhubungan jarak jauh dengan salah satu si doi, akibat dari saling ketidakpercayaan diantara kami akhirnya patahlah hubungan cinta kami. Demikian pulanya cinta tak pernah mengenal adanya perbedaan kasta, tingkat, ataupun derajat. Seluruh insan yang memiliki akal dan hati untuk menjalani kehidupan, dapat merasakan apa itu cinta dan menerapkannya pada kehidupan kita.

Lalu, apakah cinta sejati itu benar adanya? Bagi yang meyakininya bisa jadi hal itu beneran ada dan nyata. Lihatlah pada sepasang orang-orang yang begitu menikmat masa indah pacaran, menikah, dan berharmoni dalam satu naung pasangan. Mereka begitu terbuai dalam jurang cinta yang membawanya jatuh. Lalu bagaimana dengan mereka yang selalu dilanda kegalauan karena sering diputus oleh cinta? Jawabnya, bersabarlah!!! Semua akan indah pada waktunya. Kita hanya perlu berusaha, berusaha, dan berusaha mencari siapa yang akan menjadi cinta sejati kita. Betul? Namun tentunya cinta yang bener-bener sejati adalah cinta kita terhadap sang pencipta kita, yaitu Allah SWT. Yang bilang setuju, angkat tangan *eh*

Loh maksudnya?? Lalu cinta sejati terhadap sesama manusia itu gak ada dong? Siapa bilang... (aku yang bilang :P) Hehehehe. Cinta sejati terhadap sesama makhluk Allah itu tetap ada kok, tinggal gimana kita menjalaninya aja. Hanya definisinya saja disini yang bergeser. Artinya, cinta kita kepada sesama umat makhluk tidak boleh melebihi cinta kita terhadap Allah SWT. Oleh karena itu janganlah kita ‘terlalu cinta’ terhadap seseorang yang sedang kita sayangi. Terlalu cinta dapat membuat kita merasa sakit ketika orang yang kita sayangi mengkhianati kita.

Seperti Sabda Rasulullah SAW ketika ditanya oleh salah satu sahabatnya. “Wahai sahabatku, siapakah orang yang harus kami baktikan terlebih dahulu?” Lalu Nabi menjawab dengan lantang sebanyak TIGA KALI, “IBUMU!!!!” kemudian AYAHMU. Penegasan statement Rasulullah barusan mengingatkan kita betapa pentingnya prioritas cinta dan bakti kita kepada kedua orang tua kita, terutama IBU kita. Jelas sekali bahwa tujuan cinta kita selain yang utama yaitu kepada Allah SWT, yaitu kepada ibu kita, ibu kita, dan ibu kita lagi, ayah kita, teman atau saudara kita, dan kemudian... yang lainnya di urutan ini. Hehehe... Meski berada di urutan terakhir namun kenyataannya cinta tidak pernah memandang dimana ia berposisi.

Yah, In ... Meski dirimu sekarang masih menjomblo,dan 100 persen tak memiliki siapapun (curahan-galau :P), tetapi bila sudah bicara tentang cinta... marilah kita berdiskusi bersama mengenai peranan cinta dengan kehidupan kita. Apakah cinta yang membawa kebahagiaan dalam kehidupan kita? Ataukah membawa kegalauan dalam kehidupan kita (bagi yang sedang berpasangan)?? Tentunya, kehadiran cinta dalam kehidupan kita merupakan anugerah terindah yang pernah Tuhan kasih ke dunia. Nah, bagi sahabat blogger yang belum menemukan cinta untuk kemudian diseriuskan, terus cari dan jangan menyerah !!! Gapailah cintamu, dan kejarlah kebahagiaanmu .... Insya Allah, Tuhan pasti meridhai ^ ^

Minggu, 22 Juli 2012

Pekan Jurnalistik Seminar 2012 Universitas Negeri Jakarta (part 2) : “Lanjutan ‘Sharing Articles’ Workshop Didaktika UNJ 6 Juli 2012”


Tatthathaaaa..... Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat blogger semuaaa :D Alhamdulillah yaa setelah cukup sukses berpuasa di hari ke-1 bulan Ramadhan ini, kini aku bisa kembali menuliskan catatan yang sempat aku tunda dalam postingan sharing articles dengan topik Pekan Jurnalistik Seminar Didaktika 2012 part 1. Sahabat blogger masih pada ingat kan? Ya ya ya... memenuhi keinginan dari sahabat blogger untuk menanti lanjutan artikel dari aku, kini aku lanjutkan ya di postingan ini. Hmm... pasti temen-temen udah gak sabaran yaa bacanya??? Hehehehe *ngarepbangetsiiin* :p

Okeei. Before we start to share better I wrote down the intermezzoes as usual (artinya apa juga aku gak tahu nih :p) hahahaha. Artinya, kita intermezzoan dulu yah seperti biasa dan ciri khasnya sang aku Wadah Bebas Jurnalismeku. Setuju??

Sahabat blogger bagaimanakah kesan puasa di hari pertama? Wah, pasti bermacam-macam yaa. Share di komentar juga yaa :) . Tetapi, kabar tak menyenangkan datang dari sahabat blogger kita yang bisa aku katakan cukup dedikatif dalam kegiatan blogwalkingnya. Yup betul, ia adalah blogger kita yang bernama Nufadillah (Nufa, atau NF) dengan blognya Welcome to My Zone. Ada apa dengan dirinya? Beberapa hari silam ia meminta izin kepada kita semua untuk “Hiatus” seengaknya selama bulan Ramadhan ini. Loh kenapa begitu kak Nufadillah??? Sebenarnya aku pun tak setuju dengan keputusan hiatusistan yang diambil oleh Nufa, tetapi apa boleh buat. Kita hanya bisa berharap agar Nufa bisa mencabut keinginan hiatusnya dan kembali kepada kita semua disini, para sahabat blogger. Aminn ^ ^

Baik. Sementara tanpa ada Nufa disisi kita semua aku lanjut yah mengenai sharing artikel jurnalistik yang aku dapat di Workshop Didaktika UNJ awal Juli lalu. Tertahan di hari ke-2 aku mau review lebih lanjut nih mengenai 9 elemen jurnalistik itu apa aja sih penjabarannya? Kenapa kok dipakai di begitu banyak belahan dunia jurnalisme?? Haruskah kita semua memahaminya??? Yap betul. Landasan utama seorang jurnalisan adalah ketika ia mengerti apa itu 9 elemen jurnalisme. Mari aku jabarkan secara sederhana yaa ...

1.  Kebenaran. Terus berinteraksi antara peristiwa dengan narasumer, para saksi, publik, dan wartawan dalam jangka waktu tertentu.
2.  Loyalitas. Terapkan pada masing-masing kita bahwasanya ketika kita jadi wartawan kelak nanti (Aminn), majikan kita bukanlah Pemimpin Redaksi, Repel, atau pemilik perusahaan, melainkan kepada Publik !!!! Karena hanya publik lah yang akhirnya menilai, seberapa jauh independensi berita terhadap suatu peristiwa itu tersiar secara luas. Sebagai contoh, ketika aku bekerja di Seputar Indonesia RCTI (Aminnnnnn ....), maka bos aku sesungguhnya bukanlah Arief Suditomo, Putra Nababan, atau bahkan Harry Tanoesoedibjo, yang memang memegang kuasa di MNC Berjaringan itu.
3.  Verifitas. Jangan tinggalkan yang satu ini. Terus cek dan ricek kebenarannya. Carilah sumber yang jelas mengenai tuduhannya.
4.  Disiplin, namun berjarak. Wartawan harus tahu segala sesuatunya, sumber informasi berikut rekonstruksi peristiwanya. Plus, wartawan harus punya banyak relasi, namun tetap menjarak diri demi menjaga independensi berita. Misalnya, kasus korupsi. Ketika teman dekat kita terlibat kita harus tetap menuliskan berita dengan apa adanya dan tidak memihak dengan alasan apapun, sekalipun ia teman dekat kita.
5.  Independensi. Hmm... Lagi-lagi independensi. Penekanan kembali, wartawan harus tetap independen, dengan gaya kritis namun tetap proposional.
6.  Penemu forum Publik. Berikanlah sedikit ruang untuk publik agar bisa bertukar informasi, menyampaikan pendapat, dan memberi masukan untuk kepentingan mereka.
7.  Komprehensif dan Proposional. Kita harus menyampaikan informasi yang menyeluruh dan tuntas. Jangan setengah-setengah, demi menghindari kesalahpahaman.
8.  Mendengarkan hati kecil penulis. Sahabat blogger sebagai aku berita masa depan (Amminn yaa Rabbal’alaminnnn.............) harus memiliki kepentingan dan keinginan pribadinya. Namun tetap, berita yang baik tidak menggunakan opini pribadi kita. Itulah yang disebut dengan keterbukaan :)
9.  Tanggung jawab. Tidak berhenti sampai di menulis dan mempublikasikan saja lho. Sahabat blogger juga harus mampu bertanggung jawab terhadap konten yang kita buat agar kelak dikemudian hari tulisan kita mampu membawa sebuah dampak bagi publik.

Aku mau ngasih contoh simpelnya nih. Hehe simak dulu yaa (eitss ini hanya contoh lhoo :D).


“Sebuah rumah yang diketahui pemiliknya yang bernama Icha, dikabarkan tengah disusupi ular sepanjang enam puluh sentimeter. Diduga ular tersebut bersembunyi di pelataran taman atau di bagian belakang rumah. Santer kabar beredar oleh seorang sahabat dekat Icha yang berinisial SA, setelah akhirnya berhasil membuat geger warga sekitar. Diketahui, rumah yang berada di kota Magetan, Jawa Timur itu sedang dalam keadaan tidak rapih saat kabar beredar. Namun perempuan yang berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Jember, Jawa Timur itu, membantah adanya ular bergeliat didalam rumahnya. Warga setempat  juga belum dapat memastikan apakah ketidak rapihan tersebut disebabkan oleh ular yang memberantaki rumahnya. Dari Magetan, Jawa Timur. Abraham Yusuf Indrayana, melaporkan... “

Coba sahabat blogger amati berita diatas. Beritanya independen tidak? Benarkah ada ular di dalam rumah Icha? Darimana sumber jelasnya mengapa si SA menyatakan bahwa di rumah Icha ada ular? Bagaimana kalau itu bukan ular melainkan karena hal lain?? Hehehe.... Seharusnya, ada kalimat yang ditambah ketika kejelasan peristiwa itu belum terungkap atau sedang dalam tahap investigasi ...

“Saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Ketua Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur berjanji akan menginvestigasi kejadian ini.”

Benar kan??? Artinya, kita masih menunggu apakah rumah Icha benar telah disusupi ular atau tidak. Hehehe..... :D

Hari ke-3
Kita berlanjut ke Hari ke-3 aku di LDPM yaa. Sedikit menambahkan yang kemarin tentang Bahasa Jurnalistik. Rumusan bahasa jurnalistik akan lebih lengkap jika ada kelima unsur  :
1.            Selalu menggunakan kalimat aktif
2.            S. P. O. K (hayoooo........ sahabat blogger masih pada inget kann :D)
3.            Hukum DM alias Diterangkan Menerangkan
4.            Memahami EYD
5.            Kalimatnya harus efektif

Okee. Next kita bahas di komentar yah jika masih ada yang belum mengerti...
Di hari ke-3, aku diajarkan mengenai teori dasar layout dan foto jurnalisme. Kita mulai dari foto jurnalisme dulu yaa. Definisi dari foto jurnalisme itu adalah ketika kita berfoto dan hasilnya dapat menceritakan isi dari foto tersebut. Kaitannya, seperti ‘Human Interest’. Sisi menarik dari mannusia yang sedang melakukan sesuatu untuk mencapai apa yang sedang diinginkannya.

Sebagai contoh nih... Seorang bapak yang berjuang keras menarik getek dan menyebrangi sungai demi menyekolahkan anaknya. Dalam foto itu, menggambarkan betapa perjuangan si bapak demi menyekolahkan anaknya. Obyeknya, bisa bapak yang sedang menarik getek dengan anaknya yang duduk termenung. Maaf yaa sahabat blogger jika fotonya aku gak punya. Itu hanya gambaran saja hehehehe :)

Oh iya. Tak lupa aku juga mau bilang ketika kita ingin berfoto jurnalisme kita tidak perlu kamera bertingkat tinggi atau semacam DSLR lho. Bahkan, dengan modal kamera handphone pun, asalkan jelas itu bisa jadi foto berita. Menyenangkan bukan?

Hari ke-4
Terakhir, kita bahas disini mengenai teknik dasar layout. Sahabat blogger pasti juga gemar membaca majalah atau tabloid kan? Nah, kalau sahabat blogger pernah perhatikan bagian depan/covernya, terlihat indah sekali bukan? Ada garis-garis, warna beraneka ragam, ilustrasi sketsa dsb. Yap, itu adalah perpaduan antara dua elemen gambar yang kemudian dipersatukan sehingga membentuk estetis yang indah. Yuk kita simak sedikit yang dibawah ini ....

Dalam tipe gambar itu sendiri memiliki dua macam, yakni gambar berbitmap dan gambar bervektor. Gambar berbitmap adalah gambar yang berlandaskan sekumpulan pori-pori kecil dengan beraneka ragam warna, menyatu dan akhirnya menajdi sebuah obyek gambar, misalnya Foto.

Sedangkan gambar bervektor adalah gambar yang hanya berasal dari garis-garis yang lurus dan melengkung menjadi sebuah bentuk saja. Kecendrungan tipe gambar ini diapaki ketika kita ingin menggambar batik, pernak-pernik, bebungaan, dan lain-lain.

Lalu apa perbedaannya? Gambar bervektor cenderung lebih ringan dalam hal ukuran dibanding gambar berbitmap, karena ia memakai sedikit warna. Sahabat blogger coba kita simak gambar di bawah ini ....








Nah jika kita menggunakan kedua elemen itu menyatu dalam satu desain majalah atau cover, pasti akan jadi lebih indah. Sahabat blogger bisa mencobanya ketika sahabat blogger mampu mengoperasikan software berbitmap seperti Adobe Photoshop dan software bervektor seperti Corel Draw.

Uuuhhh..... pegeeellll mengetik sekian banyak tulisan disini yah. Hehe... tapi tak mengapa. Memang kewajiban aku untuk menyambung artikel ini bukan?? Nah, aku sudah berbagi ilmu nih kepada sahabat blogger semua.... Sekarang aku tunggu sharing balik dari sahabat blogger semua yaa. And ... jangan lupa tinggalkan komentar di bawah sini :)

Semoga bermanfaat bagi semuaaa ^ ^ and selamat berpuasa buat semua insan yang menjalankannya...

Jumat, 20 Juli 2012

Berjalan menuju Kemenangan bersama diri yang suci …


Sahabat blogger… sepintas, tidak ada beda dari hari-hari yang lain, alias biasa. Tetapi perhatikanlah… antusiasme kalangan beragama islamis tampak beraut wajah senyum dan terlihat berbahagia. Bukan karena mereka sudah menikah, loh… bukan juga karena mereka habis mendapatkan keberuntungan. Apakah itu? Iyaap betuulll... Sesaat lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan!!!! Tentu saja semua umat islamis kini tengah berbahagia menyambut datangnya bulan suci ini. Dan aku yakin... pasti sahabat blogger semua juga berbahagia menyambut datangnya bulan yang penuh dengan berkah ini.


Yap. Bahkan bukan cuma dari kalangan yang wajib menjalankannya saja lho. Yang lain juga tak pelak ikut merasakan kebahagiaan dari bulan suci ini lho! Siapa yang tak berbahagia datangnya bulan suci Ramadhan?? Insya Allah, rahmat dan nikmat dari-Nya akan terus kita rasakan yang mungkin tidak hanya sampai bulan depan saja, tapi untuk selama-lamanya, selama kita masih hidup di dunia :)

Sedikit sharing yuk mengenai bulan penuh berkah ini. Setengah bulan lalu, kita dipertemukan dengan sesosok malam yang suci, yaitu malam Nisfu Sya’ban. Nah, seperti yang sahabat blogger ketahui, malam Nisfu Sya’ban itu adalah malam penutupan buku amal kita. Kepada Allah kita akan menyerahkan catatan amal yang telah ditulis secara skrip oleh malaikat Raqib dan Atid dengan penuh transparansi. Maka, bermaaf-maafan kepada sesama umat muslim dan muslimin menjadi tradisi yang paling unik saat datangnya malam itu.

Yang selanjutnya adalah kegiatan unik dari semua ikhwan dan akhwat muslim untuk saling bermaaf-maafan kembali pada hari menjelang datangnya bulan Ramadhan. Tentu saja ini dimaksudkan agar tak ada lagi noda-noda negatif yang melekat dari diri kita ketika ingin menjalankan ibadah puasa dengan sepenuh hati. Setuju kan sahabat blogger ?

Bicara tentang Ramadhan, ada hal yang paling membuat aku selalu mengenang masa-masa Ramadhan silam. Sajian buka puasanya yang terkadang mewah terkadang pengeretan *alamak-keceplosan hehehehe* yang terasa ni’mat banget di mulut ketika bedug adzan maghrib ‘Allahhu Akbar’ berkumandang, kumpul-kumpul keluarga yang sebelumnya jarang banget menjadi sering banget, kehangatan buka puasa bersama banyak teman, makan sahur yang terkadang aku susah bangun, dan sampai pada tahap asyiknya sekaligus mabuknya saat mudik menuju kampung halamanku di Solo, Jawa Tengah, dan lain-lain lagi. Hehehehe .... kalau sahabat blogger punya kesan apa aja sih yang paling dirindukan saat Ramadhan tiba?? Share bersama disini yuuk ^ ^

Tak perlu banyak menulis artikel ini, hanya ingin berbagi, berbagi, dan teruusss berbagi. Hehehehe. Bagi sahabat blogger baik yang masih newbie maupun yang udah mbah-mbah sesepuh (yang udah lama, maksudnya.. hehehe :p) yuk kita canangkan program ‘Ngabuburit by Blogwalking’!!! Menurut aku, dengan nge-blog plus nge-blogwalking adalah cara yang cukup unik saat menunggu waktu buka puasa tiba. Nahan laper dan haus dengan sharing artikel dari sahabat blogger semua. Gimana? Setujuuu ????

Tak lupa, aku selaku pemilik sekaligus penguasa dari blog ini, Catatan Indrayana ‘Wadah Bebas Jurnalismeku’, kepada sahabat blogger yang ada disini ...


1. Nina Amalia Kasim,                dengan blog Catatan Hidup Saya
2. Aninda Naima,                      dengan blog Rumah Pemimpi
3. Chumhienk,                       dengan blog Catatan si Chumhienk
4. Arman,                             dengan blog Arman's Blog                      
5. Eksak,                         dengan blog Kendal Extrem Spiritual Student Ecosystem
6. Ocha Rhoshandha,                  dengan blog Cerita Ocha
7. Rizky,                           dengan blog Coretan Rizky
8. Affanibnu                           dengan blog Secangkir Teh dan Sekerat Roti
9. Cilembu,                          dengan blog Desa Cilembu
10. Annesya,                          dengan blog The Heartchime
11. Mulki Rahmawati,                 dengan blog The Peculiar Ways
12. Adang,                           dengan blog Revolusi Galau
13. Laini Laitu,                     dengan blog Laini Laitu
14. Tiesa,                            dengan blog The Rainbow Miracle
15. Krisnanto                        dengan blog Om Kris
16. EYSurbakti                      dengan blog Ey
17. Ria Haya                        dengan blog Ria Haya Ndobos
18. Nufadillah (NF),                dengan blog Welcome to My Zone
19. Rumah Blog Indonesia              dengan blog Rumah Blog Indonesia
20. Dan sahabat blogger lain yang belum sempat aku sebutkan namanya.. (maaf yaaa :p)




Mengucapkan ...


Selamat menunaikan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan ...
Semoga amal ibadah kita diterima di sisi-Nya
Terus berjalan raih kemenangan dengan kesucian, keikhlasan dan kesabaran yaa ^ ^